Sosialisasi UU ITE di Surabaya (versi saya)

Hari Sabtu (3/5) kemaren, saya terpaksa bangun pagi banget . ya…nggak pagi pagi banget juga siiih… yang jelas, jam 7 itu saya sudah mandi.sampek ditegur Ibu kost, saking beliau kagetnya. Jadi dewh, saya sukses dapet bonus sarapan geratis! padahal saya sudah lupa kapan terakhir sarapan pagi .

sekitar jam 8, saya ngesot menuju Kantor Telkom Divre V Jatim , di daerah Ketintang Surabaya by *yayaya, oke. ini tidak penting . akan langsung ke intinya deeeh…*

Yang dateng sapa aja Siw?
Acara yang digarap sama Detik Surabaya ini dihadiri kira kira 200 manusia yang datang dari berbagai daerah, tidak hanya Surabaya lho. Ada yang jauh jauh dari Balikpapan! Katanya sih, acara ini langka gitu. Mayoritas peserta adalah pengusaha warnet. Termasuk saya yang dipaksa Pak Bos buwat ikut acara penting ini. Karena geratis, dan pastinya bisa buwat memperbaiki Gizi, okelah…

Pembicaranya Siapa aja Siw?
1. Keynote Speaker harusnya sih, Pak Nuh… cuman, saat itu beliau lebih memilih menghadiri uji coba wimax di Bandung sana. fyuuu… padahal saya pingin denger langsung dari mantan bapak saya ini…
Jadi deh, Pak Nuh diwakilin sama Pak Arif Mulyawan, beliau ini Jaksa Agung Muda (cmiiw) anggota tim antar Departemen Sosialisasi UU ITE, beliau sangat khas dengan gaya bicaranya yang penuh energi persis kayak motivator mlm . Selama seminar tersebut, terhitung 35 kali kata “Luar Biasa” terlontar dari Pak Arief. *saya kurang kerjaan banget ya?*
2. Kanit V/Cybercrime Sat II Pidana Ekonomi Polda Jatim, AKP Henri Fiuser, dengan gaya bicara dan penampilan menawan, tapi beberapa kali terlihat gugup. entah, karena ada saya mungkin…
3. Bapak Nur Azam dari Korwil APJII Jatim. Dari pertama melihat saja, anda akan setuju kalau bapak ini kesannya cerdas . sayang sekali beliau tidak terlalu banyak bicara di seminar tersebut
4. Syahrul Halim, beliau ini adalah Ketua Awari (Asosiasi Warnet) Korwil Surabaya yang sedang dibekukan oleh awari pusat itu . Sepertinya pendiam, dan menenteng ASUS eeepc nya kemana mana. Membuwat saya iri!
5. Pak Donny BU dari detikcom . Beliau moderator acara ini. gyaaa…  Pak Donny ini bener bener menyegarkan mata ngantuk saya pagi itu. Performa beliau yang fresh dan enerjik, membuwat mata saya melek sepanjang masa .

oke…
para undangan ndak perlu disebut kan? sepongsor ndak perlu disebut kaaan? pesertanya satu satu ndak perlu disebut kan?kan?kaaan???

dan untuk hasilnya, akan segera saya aplod ke entri berikutnya. selamat menunggu… peyuuuk

Selamat Jalan, Sultan…

Selamat bertolak ke negeri pohon berdaun uang,
dan sungai berarus coca-cola.

Saat sebuah elang bisa terbang sendiri,
apalah daya sarang untuk melawannya?

Sarang cuma bisa kesepian.

Tetapi sarang tak lupa berterima kasih,
karena elang menitipkan hati untuk dikenang,
dan hasrat untuk diteruskan.

Maka, sebenarnya elang tak pernah pergi,
karena yang ia titipkan,

tak pernah hilang.

opo ki :o

sebait puwisi dari saudara Herman Saksomon di atas sebenernya cukup bagus ,  hanya diiringi kata penutup yang njengkeli dan tiba tiba merusak isi puwisi yang sebelumnya.
*sok korektor *

dan maaf, saya ndak ngereview puwisi tersebut sebenernya . Cuman, karena saya suka puwisinya , yaudah…comot aja…
dan ternyata mas Herman Saksomon terbukti tak hanya berbakat jadi Corporate Communication Director, tapi juga jadi penyair kontemporer. Oh iya, kita ndak mau ngomongin sual Mas Herman Saksomon ya? 

Seperti judul di atas… kami sedang kehilangan sultan kami , sebuah sosok yang bijaksana, dewasa, gagah, berwibawa, pandangan mata meneduhkan, nada bicara tegas, penuh sopan santun, dan memikat banyak wanita . Oh maaf… jikalau definisi tersebut terlalu berlebihan . itu memang definisi umum tentang Sultan ataupun raja raja dalam negeri dongeng . Tapi jangan bayangkan sultan kami seperti itu, karena kami tidak sedang hidup di Negeri Dongeng . Sultan kami sangat jauh dari tampang bijaksana, dewasa?apalagi! gagah? sangat tidak! berwibawa? omaigat!  itu apalagi… dengan pandangan mata yang menusyuk dan bicara penuh pisuhan. Memikat? oke… satu satunya wanita yang dipikatnya adalah Mbak Memet…yang mungkin saat itu sedang kena penyakit katarak…

Tapi, sejelek apapun, Sultan kami tetaplah Sultan . Yang mengayomi para jelatanya dengan penuh kasih sayang . Meskipun beliau tidak terlalu fasih dalam berbahasa Indonesia , bahasa tubuh beliau cukup membuat kami mengerti bahwa kasih sayangnya begitu besar untuk kami, para jelata yang kesepian dan mengharap uluran tangan dari kalian semua .

Sultan, masih teringat kala kita bertiga trisum  (bersama dengan simbok ) merencanakan pembunuhan nista untuk salah seorang tokoh besar revolusi blog? Saat itu, aku tak menyangka kau bakal menjadi Sultanku . Bagaimana mungkin, seorang kanibal yang jahat dan gahar akan menjadi seorang pemimpin?  bisa jadi, suatu saat, saya yang bakalan dikrakoti sama dia. Tapi, jujur saja, saat itu saya sangat menikmatinya . Membayangkan menjadi seorang pembunuh sadis terhadap orang yang layak dibunuh memang menyenangkan!

Ah, sultan … hari memang telah tiba waktunya :cry: . Sudah saatnya Ndoyokarta melepasmu dari pelukan , demi 5 juta per minggu. demi masa depan yang lebih baik. Pesan kami, tetaplah mencintai kami , tetap kucurkanlah gajimu kasih sayangmu pada kami, para jelata yang haus akan traktiran kasih sayang.

Selamat Jalan, Sultan, damai menyertaimu selalu…

Postingan terkait
1. Eko Kasela
2. Tika 3D
3. Momon 3d
4. Antokbil
5. Pak Dhe
6. Memet
7. Peter
8. Sri Bagindi
9. Leksa, kembarannya peter
10. Jeng Tikabanget
11. Pak Yahya
12. Pepeng Sukoprol
13. Portal Cahandong
14. The Sandalilang
15. Balibulbul
16. Antots

SMS gratis tengah Malam

Jangan pernah memintaku mengucapkan “I Love You” atau “Aku Cinta Kamu”. Kau tahu, aku tak akan pernah bisa. Bahkan, semua huruf yang ada pun tak akan cukup untuk sekedar menuliskan namamu.
Karena cinta adalah kamu, yang tak akan pernah bisa kusebut kecuali dengan denyut

Kemarilah sayangku, dekaplah aku, dan kau akan tau, bahwa kata kata itu tak lagi berguna untukmu

Hai kamu yang disana  , terimakasih untuk pesan singkat yang sangat indah ini . Entah kamu kerasukan eblis apa hingga menghasilkan kata kata seromantis itu . Tenang, sampai saat ini, aku masih belum berminat untuk memintamu mengucapkan “Aku Sayang Kamu” ato “I Love You” atau varian lainnya itu .
Terima kasih untuk selalu mengunjungi blogku  dan mencemburui orang satu itu .

p.s : aku sepertinya pernah lihat kutipan itu…  ehm…betewe, kapan kamu ngeblog?

Masih tetap bukan tentang cewek SMA bugil, foto seksi artis, atau pijat ples ples!!!

sekarang tanggal 13 April yaaa… hmmm...

kalo liyat gambar dibawah ini…

ah, saya ultah lagi rupanya… tersipusipu

makasih buwat semuwa yang nemenin Chiw selama ini… ciyum

tanpa kalian saya tetaplah makhluk tuhan yang paling anggun thing!

peyuk

p.s : 1. Saya dapet Kado empetrih merek Creative Stone dari menkominfo lho! *hiperbolis* :cool:

[UPDATED]

1.Gambarnya udah digedein

2. yang ultah BUKAN SAYA!!! tapi BLOG SAYA!!! thing!

Bukan tentang Gadis SMA bugil atau foto seksi artis, apalagi ML sama dukun pijat!!!

Kalo dipikir pikir, saya ini orangnya emang aneh… yaaa… kalo ndak aneh, saya NDAK NGEBLOG! :lol:
cuma orang aneh yang ngeblog…sebab, orang yang ndak merasa aneh, ndak akan merasakan keanehan di sekitarnya, so, ndak nerasa ada yang perlu diblogkaN :D *maksa*

berikut ini sejarah perjalanan saya dari awal sampe akhir.  ehem.yayaya, saya tau…ndak ada yang nanya! tapi siapa peduli gitu lho…
Blog blog saya juga… ohoho… :cool:

1. 1987-Lahir setelah didamba dambakan banyak orang
2. 1989-meminum air sabun, dimana sangat mungkin waktu itu mengiranya sebage BluePunch yang nikmat dan membuatnya mendekam di RS selama beberapa hari *katanya lho*
3. 1990-sudah bisa membaca dan menulis, meski ndak tau maksutnya. ya, baca baca aja, nulis nulis aja. Hobi nggambar di tembok rumah juga.
4. 1991-Ujung jari tengah tangan kanan terpotong saat Ayahnya menggergaji kayu, sudah bisa berhitung sampek ratusan juta. :lol:
5. 1992-Masuk TK pada usia 5 tahun, dan ternyata di DO langsung masuk SD dua minggu kemudian
6. 1993-Memiliki tanda “cinta” di lengan kiri, yang terbuat dari campuran rasa cinta, karma, ples plastik terbakar.
7. 1994-Masih memakai celana pendek sebagai seragam sampai kelas 3 SD, dan mulai memakai rok sejak kelas 4 SD. Diduga, karena ancaman dari Sang Eyang Putri yang manjur
8. 1995-Mengalami patah tulang pertama pada kelas 4 SD, dan kehilangan sahabat tercintanya pada saat yang sama. Hal yang diduga menjadi penyebab utama dia trauma dengan sepeda. Padahal sih, karena malas aja
9. 1995-Sudah hafal beberapa lagu slow rock garapan Guns N Roses, Scorpions, Firehouse, Queen, White Lion, Air Supply, Aerosmith, Bee Gees, Mr Big, dan diduga tidak hapal Lagu DuDiDuDidam-nya Enno Lerian
10. 1995-Memelihara seekor singa ganteng bernama “Simon” yang keburu dikembalikan ke pemilik aslinya.
11. 1996-Loncat dari kelas 4 ke kelas 6 semasa SD, dan berakibat buruk, dibenci teman sekelasnya, yang notabene kakak kelasnya
12. 1996-Dikembalikan ke kelas 5 pada caturwulan 2, karena temen sekelasnya tidak terima dengan kepintaran anak ini *plakkk*
13. 1998-Memukul temen cowok yang ngesun pipinya diam diam waktu jalan ke pasar malam, dan ndak bertegur sapa sampe sekarang. *masih sangat dendam :evil: *
14. 1998-Lulus SD dengan danem tertinggi sekecamatan *sombong*, terjatuh dari motor dan sok trauma pake motor
15. 1998-Ditembak pas MOS SMP oleh Ketua OSIS pada jamannya, sekaligus menemukan pacar pertama, dan pacaran sampe sekarang selama kira kira satu tahun
16. 1999-Menjadi Ketua OSIS cewek yang pertama pada kelas 2 SMP, dan menjalin hubungan dengan adik kelas yang lebih tua darinya
17. 2000-Pacaran dengan temen seangkatan, dan merasa dimanfaatkan, lantas akhirnya menyusun rencana jahat terhadap cowoknya, dan rencana tersebut sukses besar
18. 2000-Mulai malas mengikuti ritual ibadah keluarga tahunan ke Borobudur, mengecat kamar dengan loreng hitam putih khas Juventus yang membuat Ibunya ketakutan.
19. 2001-Naik Gunung Arjuno atas hasutan saudara kandungnya, dan baru sadar cuma dimanfaatkan ketika sudah sampai di puncak
20. 2001-Lulus dengan nilai terbaik dan Gagal ikut Jambore Nasional 2001, gara2 ndak punya Gugus Depan *udah lulus SMP dan belum masuk SMA*
21. 2001-Diterima di SMA idaman serta membuat keputusan yang besar dan sangat kontroversial sepanjang sejarah keluarga, serta sudah bisa membiayai diri sendiri *congkak.com* :evil:
22. 2002-Menjadi marketing usaha sablon pada kelas 2 SMA, serta menjadi ketua Dewan Ambalan cewek :D, mulai aktif di DKC Kabupaten Malang, dan mulai doyan kelayaban ke kota kota tetangga.
23. 2003-Ikut Raimuna Nasional di Jogja dan menemukan first lovenya :oops: , menjadi Siswi Teladan level kabupaten dan diprotes oleh kawan kawannya :lol:
24. 2003-Mulai aktif fi Tunas Hijau Surabaya, KRR Jawa Timur, dan mulai sering PP Surabaya Malang, masih flirting2an sama cowok yang beda agama sampe sekarang sih
25. 2004-Ikut kejuaraan karate yang sangat mengesankan, dan lulus sekolah dengan nilai yang TIDAK lagi terbaik. Kebanyakan dolan sih
26. 2004-Diterima PMDK di Jurusan Biologi ITS, mengalami kecelakaan yang memaksa 2 bulan jalan pake kruk, kehilangan orang terkasih, dan pertama kali punya rambut panjang
27. 2005-Ikut SPMB sambil tidur dan diterima di Jurusan Teknik Perkapalan ITS dan mengubahnya menjadi manusia malam.
28. 2006-Kehilangan Eyang Kakung tersayang, menjadi manusia nocturnal, pindah kost ke tempat yang sangat nyaman, dan mengurusi coconet dengan penuh kekacauan
29. 2007-mulai ngeblog sejak 13 April hingga kini,mulai menggilai kopdar, kehilangan sesuatu sampe depresi dan kacaw ndak karu karuan, hidup ndak karuan juga
30. 2008-semakin anggun,mulai males kuliah, males apdet blog,menikmati kerja sambilan,membuat pengakuan besar pada seseorang, menemukan teman teman aneh
31. 31-03-2008 - yaaa… angka 31 ini emang angka yang indah. tersusun atas dua angka ganjil dan sama sama bilangan prima. Dulu sih, pas jaman Orba dipake nutup tahun buku… gitu siiih…

yayaya… silakan tertawa dengan kebodohan kebodohan,atau mencibir kesombongan kesombongan saya. Silakan.mau berkerut sekedar memikirkan ada apa dibalik ini semua, silakannn!!!
terimakasih telah menyempatkan diri membaca.
Tertanda

Siwi Piranti Rahayu

ps:
1.ada makhluk bodoh yang ngesemes saya hari : “Met Ultah.wis.ngono thok!” padahal ultah saya masih besok… :|
*injek injek makhluk bodoh yang sms ngawur*   :evil:
2.buat kau yang disana, aku nggak berharap jadi orang yang penting buat kamu kok. Ndak usah repot repot komen.
Ndak usah repot repot nengokin blogku.Makasih buat semuanya.
3.buat seseorang (ehem) aku rasa aku sayang kamu
4.buat seseorang juga :nonton moto GP bareng yuk… :lol: :oops: dan aku akan buatkan sambel yang pedas buat kamu
5.buat orang yang lain : met menempuh hidup baru, lain kali, coba ulangi perbuatan bodohmu itu ya? :lol:
6.sejuta doa baik buat kalian semua… >:D<
7.Judul diatas adalah kata yang paling banyak nyasar ke tempat saya   :mrgreen:

BANDINGKANNN!!!

hohoho…

Sudah membaca detik hari ini? terutama detik surabaya? kalo belum, sempatkan mampir kesini atau kesini. Apa yang akan anda lihat? yak betul! *oh, belum njawab ya?*
masih belum puwas? ini sekrinsyurnya…

ugh!woW!

 kok saya rasa judulnya ndak pas ya?

Nah lagi. Silakan melihat kesini atau melongok kesitu.
Pada hari yang sama, teman teman dari TPC  juga sedang menggalang dana untuk membantu saudara kita yang di makassar sana, sekaligus mengkampanyekan NgeBlog di sebuah taman tempat berkumpulnya remaja Surabaya.

Nah? apa kesimpulannya?

Silakan bandingkan dan buktikan sendiri, menurut sampeyan sampeyan, yang manakah yang lebih epektip dan nyata, antara yang dilakukan sampek mbikin macet itu sama yang dilakukan rekan rekan bloger kita. Saya ndak bilang kalo yang dilakukan aktipis HTI itu sia sia dan cuma bikin jalanan macet. Cuma, dalam hal ini, dan mungkin beberapa hal yang lain juga menurut saya… bloger itu jaaaauuuuuhhh lebih realistis… ;)

 Mari kita menjadi blogger yang peduli sesama. Mari kita bertindak, tebarkan cinta kasih. Semoga ke depannya, semakin banyak yang tersentuh dan mau memperhatikan nasib saudara-saudara kita yang sedang dalam bencana. (Cece Hanna, bloger Jakarta)

oh iya…

Buat yang ndak bisa ikutan demo menggalang dana, bisa menyalurkan kepeduliannya via  rekening tertulis dibawah ini, terhitung satu minggu sejak hari ini:
479-0057126

a.n Tjhia Fui Ha

BCA KPC. Bojong Indah

terima Kasih, dan Hidup Bloger!!!

Ah…akhirnya kualami juga!

Such a fantastic moment! Ehem….this is ma 1st experience n it’s fantastic!
what a wonderful Saturday nite!

Malam minggu itu menjadi salah satu malam minggu yang berkesan buatku. berawal dari rasa kepingin, dengan dukungan orang yang kepingin juga, akhirnya kami berdua melakukannya!

===

Setelah putus dari salah satu mhs MIPA UGM itu (yang jelas orangnya bukan Joe!), aku memang lebih banyak menikmati malam mingguku dengan siapa saja yang kuinginkan. Sebelum putus dulu? sama aja!hehehe…Lha wong situnya di jokja, sayanya di suroboyo kok! Kesimpulannya? sebelum maupun sesudah putus, nggak ada bedanya…saya tetap menikmati malam minggu,malam senin, malam selasa, dan malam - malam yang lainnya…singkatnya : i enjoy ma Life!

Banyak yang bilang kalo malem minggu bakal sepi kalo nggak diapeli or sebaliknya:ngapeli.
Aku sih nyante aja, menurutku yang bikin sepi or rame ya kita sendiri…tergantung gimana kita menikmati setiap detik yang berjalan…cieh…

Selama kuliah (dan kost), aku nyaris nggak pernah merasakan diapeli secara resmi seperti cewek - cewek lainnya. Aku nyaris nggak pernah dikunjungi cowokku di kost, trus kita ngobrol bareng sambil malu2, diteruskan makan bareng.

Lho kok bisa? ya jelas aja!Lha wong di kos aja jarang banget…paling ada ya antara jam 11 malem ampe jam 7 pagi aja di kost…sapa juga yang sudi ngapel jam segitu?selain gendruwo jomblo or kuntilanak lesbi?Hehe…paling sering malem mingguan paling sering ya pas ada kegiatan, ato nongkrong di sanggar & konser sampe pagi. Kalo gak gitu, jalan - jalan sama Ayah, muter2 cari makanan enak, or ngenet ga jelas. N yang paling jelas : aku nggak pernah belajar pas Malem minggu! jangankan malem minggu, yang gak malem minggu aja males blajarnya kok!

Lantas, istimewanya malem minggu terakhir ini apa sih?
Malam minggu kemarin (16/6) aku jalan sama seorang teman, satu jurusan dan satu angkatan. Kami emang lumayan dekat sih, banyak kesamaan diantara kami. Kami sama - sama bukan orang yang rapi dan rajin layaknya mahasiswa yang lain.
Aku sering juga men ke kosnya yang kerapkali acak - acakan itu meskipun dia nggak pernah masuk ke kamar kostku yang gak kalah ancur
Kami sama - sama jomblo, jadi feeling free mo ngapain aja. Nonton DVD, makan, jalan - jalan, ngapain aja deh…dan malam minggu yang ini, hal yang kami rencanakan akhirnya terlaksana juga.
Sudah lama kami rencanakan ini. Karena kita belum terbiasa dan merupakan pengalaman pertama kami, maka kami persiapkan segala sesuatu dn persyaratannya, terutama tempat yang cocok dan aman, sehingga kami berdua bisa menikmatinya.

Ba’da maghrib saat dia menjemputku di kantin pusat ITS. Kami berdua meluncur menuju target, sayangnya…tempat yang satu ini gak memenuhi syarat. Akhirnya, kami menemukan satu tempat yang sukup aman. Sebelumnya, kami makan bareng dulu di warung masakan padang yang terkenal ajibbb…di kawasan kost mahasiswa ITS.

Di ruangan yang berukuran kira2 4×4 m itu, kami akan mencoba pengalaman pertama kami.
Agak deg-degan tentunya….karena memang belum pernah mencobanya sama sekali. Sentuhan demi sentuhan, pijatan demi pijatan, kunikmati sekali. Sayangnya, temanku itu sempat kesakitan saat bagian sensitifnya disentuh.
Oh, pantas saja banyak cewek yang ketagihan melakukannya, meskipun dengan pengorbanan yang tidak sedikit. Jujur aja, aku menikmatinya…nyaman, enak, top markotop deh!

Kira - kira satu jam aku dibuai kenikmatan yang luar biasa itu, mau tak mau harus mengakhirinya juga.
Hasilnya? waw….rambutku jadi lebi luembutt…dan wangiii…banget! Sampek sekarang masih tetep wangi dan bikin semangat! Wah…jadi pengen krimbat lagi! Senada denganku, temanku yang satu ini juga mengakuinya. Rambutnya kerasa lebi lembut dan wangi.

Akhirnya…kualami juga hal yang sudah dialami banyak cewek di dunia ini. Mungkin terlambat, tapi setidaknya, aku senang karena ternyata naluri wanitaku (cieh) masih ada, coz kata Eeng, aku yang sekarang ini gak tomboy, tapi emang cowok. sial!

btw, buat yang cowok, kalo pengen krimbat, buruan!jangan ditahan - tahan! Sayang banget kalo ngelewatin kesempatan enak n sehat hanya gara2 gengsi. Oke?selamat mencoba!

*krimbat lagi ah….*

betewe, tanggal 8 ya… waktunya saya krimbat…
*liyat dompet*
ah, sepertinya, menunda krimbat adalah hal yang bukan sama masalah sama sekali buat saya… :D

Sejarah Batu Akik

Saya yakin, mayoritas pembaca disini tahu dengan apa yang disebut Batu Akik. Yak. salah satu batu mulia yang harganya bisa melambung, layaknya benda benda hiasan lainnya. Silakan lihat disini disana atau disunu kalau anda masih belom mengenal secara dekat dan akrab dengan benda ini, atau malah mungkin tertarik untuk berbisnis…

Tapi, dibalik semua itu, tahukah anda, bahwa ada sebuah cerita unik atau bolehlah disebut sebagai sejarah dari batu yang kerap dipakai pelawak Tessy untuk menghiasi jemari jemarinya itu?

Mari kita lihat…

*jreeeeenggg*

*kelambu dibuka*

*lampu dimatikan*

*doooooooohhh* <— teriakan seseorang, rupanya salah satu pemain ada yang kejedug pintu

Seorang Bapak, berkumis Chaplin, membacakan sebuah naskah… *oiya, lampu sudah menyala lagi*

“Perang Diponegoro, berakhir pada tahun 1830, makanya kerapkali disebut berakhir pada waktu magrib”
segera saja terdengar koor “Huuu” yang diiringi dengan melayangnya puluhan botol minuman, kunci, buku, snack, hempon menimpa wajah si bapak Chaplin palsu.

“Oke Oke. Pertunjukan segera dimulai. Ndak jadi pake prolog Deh…” ucap Chaplin Palsu sambil menangis darah.

========================================================
Pada zaman dulu, beberapa tahun sebelum masehi, di suatu desa nan indah permai, hiduplah keluarga yang harmonis sekali.
Keluarga tersebut hidup dari menambang batu batu mulia dan menjualnya ke kota, sebut saja Kota Batu. Sayangnya, keluarga itu baru saja kehilangan seorang Ayah, sebagai kepala keluarga, yang meninggal saat menambang batu mulia ketika  penyakit TBC  nya kambuh. Diduga, dia meninggal karena digigit oleh guguk nya Momon, dan dipukul secara tidak sengaja oleh anak   laki lakinya. Ah…lupakan sejenak tragedi itu…

Setelah kematian sang Ayah, keluarga tersebut bertumpu pada sang Ibu, karena anak   laki laki yang diharapkan mengganti kedudukan sang Ayah, ternyata mengalami degradasi intelejensi atau bahasa terus terangnya, mengalami penurunan kecerdasan. Diduga, karena ia sendiri sering memukul kepalanya sendiri karena mengira di kepalanya tersimpan batu mulia.

Jadilah, Sang Ibu harus sering travelling kemana saja, bahkan hingga ke Tanah Suci hanya untuk berburu batu mulia dan benda benda tribal, dan ternyata sangat terobsesi untuk menjual candi borobudur pada siapapun yang mau membelinya dengan harga tinggi. *mirip seseorang ya? :roll: *
*setelah diinvestigasi, ternyata orang ini supliernya eskopret lho*

Untuk memperkaya pengetahuannya, Sang Ibu mempersering gugling. Itulah mengapa dia selalu mengetahui perkembangan paling apdet tentang batu batu mulia. Saat istirahat ditengah pencarian batu mulia bersama anaknya, Sang Ibu menyempatkan diri membuka laptop, dan kadang kadang juga YMan dengan sesama pengusaha maupun hobiis batu mulia. Jangan heran, saat itu coverage jaringan wifi sudah mencapai seluruh pelosok negeri, hingga di tengah hutanpun jaringannya manstab. Hanya saja, Sang Ibu ini agak sombong dan sering mengejek teman temannya yang gaptek dengan “Kemana aje Lu Mooon” sehingga entah bagemana ceritanya, beliau dikutuk tuli.

Suatu siang yang cerah, saat Sang Ibu melihat saldo di akun paypalnya, tiba tiba PDA O2 Mini miliknya menyenandungkan lagu “Kucing Garong” pada volume maksimum dan getaran pada 1.2 skala richter. Segera diangkat, dan ternyata ada MMS dari anak laki lakinya itu. Saat itu, mata tuanya yang kebanyakan ngegem DotA dan mentengin JAV, tidak bisa melihat dengan jelas apa yang dimaksud anaknya. maka, beliau menelepon anaknya dengan simcard yang terbukti sms bangets dan nelpon murah bangets itu.

Ibu : Nak, opo sing kok kirim iku? Ibuk ndak understand. Maklum, wes kabur mripate… (Nak, apa yang kamu kirim ini? Ibu ndak ngerti. Maklum, matanya udah kabur)
Nak : anu bu… onok batu mulia sing aneh. lagi eruh saiki. (anu Bu…ada batu mulia yang aneh. baru lihat sekarang)
Ibu : ooo…pantesan… lha keruh, pantes aku ndak iso ndelok… (ooo…pantesan, lha keruh… makanya aku ndak bisa lihat) <— ini namanya distorsi informasi
Nak : *sepicles*
Ibu : yo opo se… Ibuk ngomong keruh malah njaluk sepis gels (gimana sih? Ibu bilang keruh kamu malah minta spice girls)

dengan kejam , sang Anak menutup pembicaraan tak berguna itu. Dan segera pulang ke rumah mengendarai kendaraan setianya.

sampai di rumah, ternyata ibunya masih nginang *entah ya, shaya chidak tau bahasa endonesiyanya apah,yang jelas, memainkan “sesuatu” berwarna merah di mulutnya. Sesuatu itu merupakan champuran daun sirih, injet atau kapur yang telah dibersihkan, ditambah dengan gambir* sambil ketawa ketiwi membaca wiki laknat di laptop Sony Vaio 15″nya. Dengan penuh suka cita, anaknya menunjukkan batu mulia untuk ditanyakan pada Ibunya. Sang Anak sendiri sudah yakin ibunya selalu tau batu apakah itu.

Nak : Buuu… iki batu opo jenengeee??? *sambil mengangsurkan batu mulia nan indah* (Bu, ini batu apa namanya?)
Ibu : *melihat lihat sebentar* sambil tetep nginang, memutar mutar “sesuatu” di mulutnya.
Hm… akik…. *sebenernya Ibu ini mau bilang ‘Apik’ alias bagus, cuma karena masih ngunyah jadi terdengar seperti itu*
Nak : oooh… dadi iki jenenge Batu Akik bu? (oooh, jadi ini namanya Batu Akik toh Bu?)
Ibu : *mengangguk pasti meski ndak denger apa yang ditanyakan anaknya.*

sang anak berlari lari kegirangan sambil mengumumkan se seluruh kampung bahwa nama batu mulia yang baru itu adalah “Akik” sedangkan pada saat yang sama, sang Ibu menghembuskan nafas terakhirnya karena diduga kuat meminum Kopi Joss dosis berlebih dan menelan susurnya, bersamaan dengan minum kopi tersebut.

Begitulah akhir hidup keluarga tersebut. menyedihkan dan mengharukan bukan? :cry:

dan, begitulah kisah disebutnya “Batu Akik” hingga menjadi nama sampai sekarang.

*layar ditutup*
*lampu dimatikan*
*tepuk tangan bergema*

:cool:   :cool:   :cool:

 

ps. Sumber : Dosen TekProd (Teknologi Produksi) saya dengan modifikasi saya sendiri.

Cerita Dua Babak

Babak Pertama : Kepahlawanan

Lokasi : sebuah Bank milik pemerintah, yang ternyata belum online semuanya, hingga untuk transfer ke cabangnya yang ada di desa, perlu waktu 3 hari!
waktu : siang hari nan panas
Review kejadian :

Suasana sesak dan panas di dalam ruangan ber AC itu membuat orang orang yang berada di dalamnya menjadi lebih gampang marah. Apalagi ternyata kursi yang ada di dalam ruangan yang tersedia tidak cukup menampung orang orang yang mengantri disana.
Pada saat itu, seorang gadis nan anggun, terjebak dalam bank aneh tersebut bersama temannya. Suasana kian panas dan riuh ketika seorang ibu membawa serta anak laki laki yang ditaksir berusia sekitar 5 tahun.
Dari wajahnya saja, bocah tersebut sudah terlihat tanda tanda kebadungannya. Wajah yang mengundang siapapun untuk dengan sukacitamenendang atau sekedar melayangkan pukulan padanya.
Ditambah dengan suara tiupan peluit yang keras terdengar berulang ulang, serta mobilitasnya yang berlebihan (baca:lari lari) membuat orang orang sekitarnya gerah.
Dan hal ini dirasakan betul oleh sang gadis anggun yang memang gemas sejak awal. Rupanya sang gadis tidak mengingat masa lalunya yang bisa jadi, jauh lebih hiperaktif dari bocah tadi.
Dan sang gadis anggun semakin gemas saat anak kecil ini berkata dengan sangat tidak sopannya kepada seorang Bapak.

“Matamu!” ujar bocah tadi dengan tambahan mata melotot pada Bapak di sebelahnya.Bapak yang dimaksud memilih cuek.
sang gadis anggun geram. tapi dalam hatinya berkata : ‘ah, mungkin anak ini sedang belajar anatomi’
Tapi, semakin lama, kata kata anak kecil ini kurang ajar juga, bukan sekedar belajar tentang anatomi, tapi juga bahasa bahasa  reproduksi -hal yang terlalu dini dipelajari anak seusianya-.
Dan sepertinya, Ibunya juga tidak mengingatkannya. Ibunya terlalu sibuk dengan handphone di tangannya, sepertinya lho…
Si bocah kembali pada kegemaran awalnya : beredar diantara orang orang yang antre dengan wajah wajah bete. sambil meniup peluit yang memakakkan telinga.
Sebuah ide yang cemerlang melintas dalam kepala sang gadis anggun. segera saja, diselonjorkan kaki kanannya, tepat ketika si bocah akan melewati ruas kursi dekat tempatnya duduk.
Dan segera menarik kembali kakinya, lantas kembali duduk dengan anggun saat si Bocah jatuh terjerembab, karena tersandung kaki Sang Gadis anggun tadi.
Bocah tadi memandang sekilas pada Sang Gadis anggun, lantas ke pangkuan Ibunya. Mobilitasnya berkurang, dan mulutnya tidak lagi mengeluarkan anatomi tubuh, binatang, ataupun elemen reproduksi.
sang gadis anggun tersenyum simpul jangkar, dan dalam hatinya tertawa jahat berteriak “rasain”

Babak Kedua : Kebersihan
Lokasi : angkutan umum yang sepertinya lebih layak disebut sebagai kaleng bekas dan berkarat yang berbentuk mobil.
waktu : siang hari dan panas juga
Review Kejadian :

sang gadis anggu lagi iseng pingin naek kendaraan umum dan sedang ndak mood ngerepotin tukang ojeknya. Sayangnya, sepertinya dia salah naek angkutan.
Sudah sopirnya ndak ramah, suka ngerem dan berenti mendadak (yaelah chiw, kalo ga gitu, bukan angkot namanya!), dan kebetulan di dalam angkot ini ndak ada makhluk lain yang ramah.
Yang ada cuma 2 cewek berseragam SMP yang judes judes dan seorang Ibu yang bibirnya kalo monyong, mungkin bisa sampe lima sentimeter(Sayangnya, saat itu Sang gadis anggun tidak membawa penggaris atau jangka sorong untuk mengukurnya) serta sang Gadis anggun sendiri.
Pokoknya, disitu ndak ada yang semacam Christian Sugiono gitu deh! :mrgreen:  *ngarep.com*
Tiba tiba, salah satu dari cewek berseragam SMP (yang sedari tadi asik makan makanan -mungkin batagor- dan es teh yang dibungkus pelastik) itu membuang plastik pembungkusnya dengan semena mena kepinggir jalan.
dalam hati, sang gadis membatin “udah nggak cakep, maen buang sampah sembarangan lagi! bener bener nggak asik!”
sang gadis anggun geram dan merasa harus segara bertindak, ndak kayak pahlawan pahlawan yang selalu datang terlambat itu.
“Pak, Stop Pak”
membayar angkot, lantas turun dari angkot, memungut sampah dari makhluk makhluk jutek yang sama sekali nggak manis itu.
tanpa disangka, beberapa meter kemudian, angkot itu berhenti lagi, dan 2 cewek berseragam SMP itu turun. Lantas berjalan mendekati sang gadis.
“Ngapain sih, diambil segala? itu kan cuma sampah” ujarcewek smp itu marah marah.
dengan wajah yang anggun dan teduh seperti biasanya… sang gadis menyahut “Lho? memangnya saya salah, kalo saya buang sampah ini pada tempatnya? meskipun cuma dua bungkus plastik kecil ini?”
“Ngapain turun angkot segala? cuma untuk mungut sampah gak guna itu?”
“itu urusan saya. ngapain sampeyan nanya”
dengan wajah yang merah padam menahan marah… cewek SMP tadi mengambil plastiknya dari tong sampah, dan membuangnya lagi ke jalan, lantas menginjak injaknya.
“Sudah puas?” tanya sang gadis anggun pada anak SMP itu
“Salah apa sampahnya?” tanya sang gadis anggun lagi, lantas ngeloyor pergi sambil tersenyum :cool: . Lagi lagi senyum puas, tapi kali ini tidak diiringi kata “Rasain”. :)

Anang and the BackBoneGround

Akhir - akhir ini, blogsphere bagian Jogja terdengar sibuk sekali ,  terutama sejak dimunculkannya wiki wikian untuk Cahandong,
tempat mereka bernaung dibawah pimpinan yang mulia Jenjengiyah. Apa hal yang kira kira menyibukkan mereka? Tak lain dan tak bukan adalah adanya fenomena kekaguman berlebihan terhadap salah seorang Selebblog pujaan kita semua *sembah sujud hamba untuk beliau yang rahmatan lil blogosphere* , siapa lagi kalau bukan Sang Anang

Dari mulai membuat profile di wiki, sampai dengan Mas Momon yang bereksperimen membayangkan anak hasil gabungan Dian Sastro dan Sang Anangsendiri, Sampai dengan Angki yang kebingungan karena Sang Anang meminta nomor hengpunnya. Ups…sorry…yang terakhir ini dari Surabaya deng… :razz: kebetulan saya dan Angki jadi duta Cahandong untuk Tanah Suci Surabaya… *lihat ini deh*

dan, ternyata, ndak hanya Cahandong yang rela menyiapkan apapun demi memuja Sang Nabi… Saya dan Angki, sebagai duta CahAndong untuk Tanah Suci Surabaya, merasa perlu untuk turut serta memuja beliau.

Tentunya anda sekalian sudah pernah mendengar lagu “Sempurna” yang dibawakan Andra & The BackBone ?
yap! lagu easy listening tersebut sempat booming, meski ndak sebooming lagu Kucing Garong :D
Lirik sebenernya bisa anda sekalian lihat disini…
namun, demi menghormati Falsafah beliau yang Berbunyi

“Anang adalah Anang’ku’ bukan Anang’mu’ atau Anang-nya mereka”, maka tanpa bermaksud menodai lagu punya kang Andra & the backbone, saya tambahi lirik tersebut…

Sempurena - Anang and the BackGround

Kau begitu sempurna
Di mataku bukan matamu atau matanya mereka kau begitu indah
Kau membuat diriku bukan dirimu atau dirinya mereka akan slalu memujamu
Di setiap langkahku bukan langkahmu atau langkahnya mereka
Ku kan slalu memikirkan dirimu

Tak bisa ku bayangkan hidupku bukan hidupmu atau hidupnya mereka tanpa cintamu
*Janganlah kau tinggalkan diriku bukan dirimu atau dirinya mereka
Tak kan mampu menghadapi semua,
hanya bersamamu ku akan bisa
Kau adalah darahku bukan darahku atau darahnya mereka
Kau adalah jantungku bukan jantungku atau jantungnya mereka
Kau adalah hidupku bukan hidupku atau hidupnya mereka, lengkapi diriku bukan dirimu atau dirinya mereka
oh sayangku bukan sayangmu atau sayangnya mereka kau begitu,

sempurena….

Kau genggam tanganku bukan tanganmu atau tangannya mereka
saat diriku bukan dirimu atau dirinya mereka lemah dan terjatuh
kau bisikan kata yang hapus semua sesalku bukan sesalmu atau sesalnya mereka

sudah selesai menyanyikan? silakan dinilai sendiri…
semakin easy listening ataukah??? :roll:
ah, saya mengharap saran dari anda semua. siapalah saya disini…

*menjura dalam dalam*