Edan!

Kemaren (4 Desember 07) pas saya nyangkruk seperti biasa di warkop Mas Budi, ada berita dari koran Jawa Pos yang lumayan menggoda mata saya untuk membacanya lebih jauh.

Berita di bagian Jawa Pos itu membahas tentang Tren Pesta Nikah Antar TKW di Hongkong.
antar TKW ? :shock:
sejenak saya melupakan es Teh dan gorengan, demi mengkhusyukkan diri membaca kata demi kata di koran kebanggaan warga jawa timur tersebut.
========================================
Berikut kutipan dari berita tersebut (Dari jawapos.com edisi 5 Desember 2007)

Rabu, 05 Des 2007,
Tren ”Pesta Nikah” Antar-TKW di Hongkong (2-Habis)
Deklarasi Pertunangan di Bilik Karaoke Red Box
Tidak semua TKW melanjutkan hubungan sejenis mereka ke jenjang “pernikahan”. Bahkan, ada yang menolak terikat dalam “pertunangan” sekalipun. Mereka sadar bahwa suatu saat mereka akan pulang dan bertemu dengan anak dan suami di rumah. Berikut lanjutan laporan DWI SHINTIA IRIANTI.
———–
SELAIN Tai Po, ada beberapa tempat lain yang kerap digunakan pasangan tenaga kerja wanita (TKW) untuk melangsungkan pesta “pernikahan”. Biasanya, tempat-tempat itu tidak jauh dari Victoria Park, lokasi mangkal mereka saat libur bekerja.

Red Box Karaoke di Jalan Great George, Causeway Bay, adalah salah satu pilihan favorit. Berdiri tepat di depan Victoria Park, tempat dugem itu terletak di lantai sembilan gedung yang juga markas butik dan pertokoan tersebut.

Tidak berbeda dengan tempat karaoke di Indonesia, Red Box mempunyai bilik-bilik bernyanyi yang bisa disewa per jam. Setelah enam hari penat bekerja di tempat tinggal majikan, ruang-ruang dengan lampu temaram itu jadi tempat yang nyaman dengan pasangan.

“Bila pas hari libur, kami bisa sewa tempat seharian. Mulai pukul 12.00 sampai 17.00,” kata Winda, wanita buruh migran asal Brebes, Jawa Tengah.

Tempat karaoke disukai karena tertutup sehingga bisa menjaga privasi mereka. Tidak jarang, bilik karaoke itu juga menjadi tempat “deklarasi” pasangan sejenis itu kepada teman-teman.

Kalau di Tai Po “ikatan hubungan” sejenis itu “dideklarasikan” dengan prosesi ijab kabul layaknya di kantor urusan agama (KUA), bahkan ritual-ritual pernikahan lain seperti di tanah air, di rumah karaoke acaranya agak beda. Tempat seperti di Red Box itu sering dipakai untuk pesta “pertunangan”. Suasananya pun tidak formal, tapi lebih fun.

Bila berniat menghelat pesta di tempat karaoke, sang pengundang bertanggung jawab untuk membayar tagihan berkisar HKD 3.000 (sekitar Rp 3,6 juta).

“Karena hanya pertunangan, jadi enggak ada penghulu-penghuluan. Hanya tukar cincin, dilanjutkan dengan pesta bersama teman-teman,” kata Winda yang mengaku sudah “bertunangan” dengan wanita sesama TKW.

Selain di Red Box, diskotek-diskotek yang tersebar di kawasan Wan Chai juga kerap menjadi tempat kongkow wanita pencinta sesama jenis untuk bertemu. Seperti yang disaksikan Jawa Pos saat masuk salah satu diskotek di sana, malam itu (28/11), meski bukan hari libur, diskotek di Hennessy Road tersebut penuh dengan buruh migran yang bertampang Indonesia.

Untuk masuk ke tempat itu, pengunjung harus membayar HKD 40 (sekitar Rp 48 ribu). “Di sini memang salah satu tempat kumpulnya TKI lesbian di Hongkong,” kata Yulia Mulyani, buruh migran Indonesia yang menemani Jawa Pos.

Pernyataan perempuan yang hari itu sedang libur tersebut memang benar. Semakin malam, pengunjung yang berpasangan sesama jenis makin memenuhi ruang yang ingar-bingar dengan musik disko itu. Gaya mereka mudah dikenali. Umumnya berambut cepak dan berdandan ala lelaki. Namun, ada juga yang bergaya perempuan biasa. “Tidak semua kaum lesbian bergaya seperti lelaki,” tutur Yulia.

Ada banyak alasan mengapa hubungan sesama jenis terjadi di kalangan TKW di bekas koloni Inggris itu. Ganik, janda berumur 33 tahun yang sudah hampir satu dekade mencari peruntungan di Hongkong, mengaku pernah menikah dengan lelaki berkewarganegaraan Singapura. “Sebelum di sini, saya bekerja di Singapura,” katanya.

Menghabiskan enam tahun sejak 1987 di negeri pulau itu, pernikahan Ganik hanya seumur jagung. “Entah mengapa, lama-lama rasanya hampa hidup bersama suami. Padahal, mantan suami saya itu tipe orang yang romantis,” ujarnya.

Dengan alasan itu, Ganik pun memutuskan untuk bercerai dari suaminya dan pulang ke tanah air. Hanya bertahan tiga tahun, pada 1996, perempuan lulusan SMP itu kemudian jadi TKW di Hongkong. Di situlah, Ganik menemukan cinta meski berasal dari sesama jenis.

“Sampai saat ini, sudah dua kali saya ganti pasangan. Yang pertama bertahan empat tahun dan dengan yang terakhir ini sudah jalan tiga tahun,” sambungnya.

Menurut Ganik, sejatinya tidak ada perbedaan mencolok antara menjalin hubungan dengan lelaki dan perempuan. “Selain fisik, semuanya sama saja. Ada berantemnya, ada baikannya. Sama sajalah,” katanya.
Tidak semua TKW setuju dengan hubungan sejenis itu. Yuliani Senari, salah seorang aktivis Asosiasi Tenaga Kerja Hongkong, mengaku tidak bisa menutup mata terhadap adanya sebagian kecil TKW yang terperangkap dalam hubungan cinta sejenis.

Meski sebagian TKI di Hongkong menganggap hal itu urusan pribadi, Yuliani menyatakan hal itu bisa mengganggu citra mereka. “Bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk keluarga TKI lain yang tidak mengerti, fenomena itu bisa mencemaskan mereka,” kata perempuan yang akrab dipanggil Yani tersebut.

Beberapa pasangan TKW sadar hubungan intim mereka di Hongkong hanyalah sementara. Karena itu, untuk melangkah sampai ke “pertunangan”, apalagi “menikah”, mereka masih pikir-pikir. Sebab, suatu saat mereka akan pulang ke tanah air, tempat anak dan suami menunggu.

“Saya memang mencintai sesama. Tetapi, ’menikah’ seperti itu jauh dari bayangan saya,” kata Semi Aprilia, buruh migran berumur 26 tahun asal Magetan, Jawa Timur, yang sudah delapan tahun di Hongkong.

Mengenakan rok cekak yang dipadankan dengan baju kaus tanpa lengan dan berjaket jins, Semi mengaku sudah punya pacar perempuan. “Tetapi, saya tidak mau ’menikah’ seperti teman-teman itu. Kasihan keluarga di rumah,” kata Semi saat ditemui di toko majikan yang berada di kawasan Mong Kok.

Menurut perempuan berambut panjang yang memiliki anting di hidung itu, meski jauh dari rumah, informasi mengenai kegiatan TKI mudah menyebar ke kampung halaman. “Yang saya lakukan hanya kesenangan belaka. Untuk menghibur diri bila capek kerja,” ujarnya. (el)

================================================
Panjang ya? *ini kutipan hari ini lho, yang kemaren nyari di jp.com ga ada. ampuuun*

Saya terpekur membaca. Sedetik kemudian tersadar, yaolo… ini kelakuan bangsaku juga.
Cewek sesama cewek- pacaran- sampe nikah. Sudah sedemikian bejat-nyakah dunia?
*menghela nafas*

Gaya hidup lesbian di kalangan BMI (Buruh Migran Indonesia) sebenarnya bukan hal yang baru lagi. Konon, mereka ‘tertular’ gaya hidup buruh migran asal Filiphina yang ‘dituduh’ lebih dahulu membawa virus lesbi tersebut. Didukung dengan kultur setempat yang tidak mempedulikan hubungan apapun serta minimnya kaum laki laki, sepertinya semakin mempersubur jumlah pasangan lesbian, dan bukan sekedar pasangan pacaran saja, banyak dari mereka yang ‘mengesahkan’ hubungannya melalui ikatan pernikahan. Tantunya bukan pernikahan sungguhan seperti pernikahan yang lazim dilakukan antara pasangan ‘beneran’, pernikahan disini lebih berfungsi sebagai deklarasi bahwa pasangan tersebut sudah resmi menjadi ‘suami - istri‘.
Dan jangan heran ketika mengetahui bahwa mereka yang ‘menikah’ itu sudah memiliki keluarga di tanah air. Bahkan, sebagian mengaku didukung oleh sang suami dan semakin menyedihkan ketika disebutkan disitu bahwa pernikahan mereka direstui sepenuhnya oleh Sang suami, dengan alasan :Suami mereka lebih rela istrinya berpacaran dengan wanita daripada pria. Pola pikir macam apaaaaa ini?
*geleng geleng*

===============================================

tulisan ini belum selesai. akan segera diapdet begitu penulis ada waktu… hohoho…

Baca juga :

1. Cenderawasih Post
2. Janji di toko abadi

sekrinsyur :

ini cewek smua lho…

& Komentar

  1. Komentar oleh Neo Forty-Nine on 5 Desember 2007 10:35 am

    :D

  2. Komentar oleh Mihael "D.B." Ellinsworth on 5 Desember 2007 10:37 am

    Yak, kiamat sudah dekat. :-?

    Lesbian itu bagi laki - laki hanya fanboy service. :D

  3. Komentar oleh Guh on 5 Desember 2007 10:38 am

    se-menggeuleuhkan itukah lesbi ituh?

  4. Komentar oleh antobilang on 5 Desember 2007 11:11 am

    pusing baca trekbeknya :?
    btw, cewek2 yang lesbi tuh biasanya mantaf2 lhoo :D

  5. Komentar oleh abee on 5 Desember 2007 11:21 am

    weks terekbek kemana2…….

  6. Komentar oleh shige on 5 Desember 2007 11:47 am

    sopo sing edan chiw? *menatap tak bersalah ke arah chiw* ….. ^^

  7. Komentar oleh suandana on 5 Desember 2007 11:54 am

    Dunia… :(

    Sing penting, awakmu gak melu-melu ngelakoni iku… Terus, TM-mu ndang dimarekno… Ojok cangkrukan ndik wargres terus… Sakno Cak Budi… :lol:

  8. Komentar oleh extremusmilitis on 5 Desember 2007 12:21 pm

    Fiuuhhh, ini baca cerita tentang TKI lesbian apa trekbek yaks? :roll:
    Manusia butuh penyaluran biologis, dan ke-tiada-an-nya pilihan men-jadi-kan mereka harus hidup dengan ke-ada-an ini plus di-dukung lingkungan mereka ber-wara-wiri. Kasihan mereka :|

    lebih enak nonton lesbian daripada homo lho :twisted:

  9. Komentar oleh cK on 5 Desember 2007 12:55 pm

    nunggu lanjutannya dulu…

  10. Komentar oleh almascatie on 5 Desember 2007 1:14 pm

    disini kok ga ada gambarnya yah…
    *-ikut chika aja.. nunggu lanjutan*

  11. Komentar oleh sagung on 5 Desember 2007 1:37 pm

    Kamu jangan kayak gitu chiw

  12. Komentar oleh sagung on 5 Desember 2007 1:38 pm

    Mereka mungkin ga suka laki-laki.
    Laki-laki mana aja emang sama kayak gitu, Bah.
    Makanya saya ga suka laki-laki.

  13. Komentar oleh danalingga on 5 Desember 2007 1:44 pm

    Edan benar wi.

  14. Komentar oleh rozenesia on 5 Desember 2007 2:42 pm

    Kalau cewe, ah ga peduli aku. Kalau cowo, iihh…. jijik… *muntah* :lol:

  15. Komentar oleh Mrs.Fortynine on 5 Desember 2007 4:01 pm

    #Mihael “D.B.” Ellinsworth
    Fanboy service itu apa Ja? :???:

    #Guh
    iya!

    #antobilang
    mantaf apanya Mas?
    pernah kencan sama mereka ya? :lol:

    #abee :D

    #shige
    kamu, Ge! :lol:

    #suandana
    semoga enggak, deh…

    Terus, TM-mu ndang dimarekno…

    :twisted:
    njaluk dikapakne, hah?

    #extremusmilitis
    terus,apa berarti yang kayak begitu pantas dibiarkan aja?
    aaah… tau deh…
    soalnya yang ini udah mulai menjurus pada kebanggan ilho…

    lebih enak nonton lesbian daripada homo lho :twisted:

    saya belom pernah nonton keduanya, jadi no comment lah…

    # cK | Almas :D

    #sagung
    enggak lah Gung…
    halah, kamu ini gakmau ngaku…pdahal kamu naksir sama Mardun kan? kan? kan? :lol:

    #danalingga
    kamu tah? iya… :D

    #Lozenesia :D

  16. Komentar oleh antobilang on 5 Desember 2007 4:16 pm

    setuju sama extremus. mendingan nonton filem lesbi daripada filem homok. :lol:

  17. Komentar oleh Mrs.Fortynine on 5 Desember 2007 4:27 pm

    #antobilang
    ya…terserah situ lah… :mrgreen:
    saya sih, tidak peduli…lebih baik saya nonton cowok saya…

  18. Komentar oleh almascatie on 5 Desember 2007 5:14 pm

    kirim aja jomblo2 diatas ke Hongkong :lol:

  19. Komentar oleh Nyonya Farid ngga login on 5 Desember 2007 5:21 pm

    #almascatie
    termasuk kamu, gitu maksutnya? :mrgreen:

  20. Komentar oleh almascatie on 5 Desember 2007 5:46 pm

    woooo sayah bilkang jomblo diatas jdi ga termasuk sayah
    *kalo sayah dikirim ntar ada yang bunuh diri* :lol:
    *pd abis*

  21. Komentar oleh nrkhlsmjd on 5 Desember 2007 6:08 pm

    ah siwi…kepengen ato kepengen?? :lol:

  22. Komentar oleh warnetubuntu on 5 Desember 2007 6:10 pm

    kenapa saat baca tulisan ini saya jadi ho**y ya.. *kebas-kebasin kepala agar pikiran itu ilang*, apakah ini ada hubungannya dengan burung mainan beberapa waktu yg lalu ?? *kebas2in kepala lebih keras*

  23. Komentar oleh Anang on 5 Desember 2007 11:13 pm

    panjang ya kutipannya

  24. Komentar oleh de on 6 Desember 2007 1:28 am

    enak chiw, gak iso meteng :D

  25. Komentar oleh itikkecil on 6 Desember 2007 1:40 am

    Ini kayaknya jadi lesbi karena keadaan. Jadi bukannya karena mereka orientasi seksualnya lebih suka ke sesama jenis.

  26. Komentar oleh caplang™ on 6 Desember 2007 2:36 am

    kekurangan cowok yak?

  27. Komentar oleh vin on 6 Desember 2007 3:01 am

    hohoho…..g usah jauh-jauh ke hongkong

    ‘di depan mata’ kita aja ada banyak kok yang lesbian

    -lam kenal mbak- :)

  28. Komentar oleh Tito on 6 Desember 2007 3:26 am

    kalo menurutku sih itu urusan pribadi mereka… mereka bebas memilih, namun tentunya mereka juga harus berani menanggung segala konsekuensinya (termasuk dampaknya pada keluarga mereka)

    kita bebas memilih tindakan, tapi gak bebas memilih konsekuensi dari tindakan kita ;)

  29. Komentar oleh annots on 6 Desember 2007 4:45 am

    Hidup lesby!!! Lesby itu semacam les privat gitu ya? *ngeluyur cari JawaPos*

  30. Komentar oleh pinkina on 6 Desember 2007 5:42 am

    emang enak yho wedok podo wedok ????

  31. Komentar oleh suandana on 6 Desember 2007 6:42 am

    njaluk dikapakne, hah?

    Lha… kok sih takon? Dimarekno!!! :twisted:

    Trus, lanjutane ndi?

  32. Komentar oleh GRaK on 6 Desember 2007 8:03 am

    pernah jadi TKW juga ngak?

  33. Komentar oleh Nyonya Farid Ga Login on 6 Desember 2007 8:31 am

    # almascatie
    halah….
    siapa juga yang bakal menyesali?
    paling malah joget joget mereka ituh… :lol:

    #nrkhlsmjd
    kpingin opo si kepala monitor? :lol:

    #warnetubuntu
    maaf, horny tidak ditanggung… :cool:
    ada hubungannya nggak ya? :roll:
    mungkin ada…. :mrgreen:

    #Anang
    mayan…

    #de
    wes tau nyoba yo Mbok Dhe? :lol:
    yoopo rasane? enak tah?

    # itikkecil
    bukan keadaan juga sih… karena ikut ikutan juga kayaknya… :|

    # caplang™
    mungkin, Ed…

    # vin
    di depan kita dimana maksutnya mba?
    salam kenal juga… ;)

    #Tito
    ya semuanya emang gitu. saya kan cuma geregeten aja…
    orang korupsi juga terserah mereka, mereka bebas milih kok. Tapi kita boleh kan, tidak sepakat? :D

    #annots
    arek iki njaluk dipotong yo?

    # pinkina
    wah, aku gak ngerti mbak… durung tau nyoba… :lol:

    #suandana
    sik sik… rabang bas… :lol:

  34. Komentar oleh Nyonya Farid Ga Login on 6 Desember 2007 8:32 am

    # GRaK
    enggak… dan jangan sampe deh
    situ pernah ya? :lol:

  35. Komentar oleh Sayap KU on 6 Desember 2007 8:52 am

    Aih … pengen nikah (normal) jadinya… tapi sama siapa yah?

    -Ade-

  36. Komentar oleh Sayap KU on 6 Desember 2007 8:57 am

    Kalo ada yang mau nikah sama Ade, kasih tahu Ade ya Chiw.. janji loh!!

    -Ade-

  37. Komentar oleh khuclukz on 6 Desember 2007 8:59 am

    wik….
    ancene jaman wes edan, wes podo rusak kabeh!!….

  38. Komentar oleh Sayap KU on 6 Desember 2007 9:00 am

    Hetrixx sekalian … mumpung sepi !!

    Halah
    -Ade-

  39. Komentar oleh khuclukz on 6 Desember 2007 9:02 am

    comen lagi ah

  40. Komentar oleh khuclukz on 6 Desember 2007 9:03 am

    sekali lagi biar hetrix juga kaya ade …
    wahahaha

  41. Komentar oleh warnetubuntu on 6 Desember 2007 9:03 am

    @Ade..
    gagal hetrix tuh :D

  42. Komentar oleh warnetubuntu on 6 Desember 2007 9:05 am

    gyahaha.. pada gagal hetrix :D

  43. Komentar oleh warnetubuntu on 6 Desember 2007 9:06 am

    nyoba ah.. hetrix :D

  44. Komentar oleh Mrs.Fortynine on 6 Desember 2007 9:11 am

    # Sayap KU
    yang jelas bukan sama aku De… :mrgreen:
    kasiyaaan deh Ade gagal hetrik… :lol:

    # khuclukz
    pokoke kowe ojo tiru tiru pacaran karo cowok! cukup karo aku wae…ga usah selingkuh…! :|
    ehehe… gagal hetrik nih ye…. :lol:

    #warnetubuntu
    naaaah… ini baru hetrik… :lol

  45. Komentar oleh CY on 6 Desember 2007 10:35 am

    Waktu aku masih malang melintang di Taipei 1999 udah ada kok yg keq gituan (lesbi antar TKW), cuman belom heboh aja kalee… hihihi…,

  46. Komentar oleh TheGoeh on 6 Desember 2007 12:26 pm

    Itu pasangan yang satu pake kumis beneran ya..?apa implant…?
    ……

  47. Komentar oleh Nyonya Farid ngga login on 6 Desember 2007 12:38 pm

    #CY
    heh? jadi kamu ini udah sebegitu tuanya ya ciway? :lol:

    #The Goeh
    eah, aku nggak ngerti Guh… :lol

  48. Komentar oleh iman brotoseno on 6 Desember 2007 12:44 pm

    apa enaknya sih..tahu sama tahu ?

  49. Komentar oleh Nyonya Farid ngga login on 6 Desember 2007 1:25 pm

    #iman brotoseno
    nah…ini nih…baru komen yang saya tunggu tunggu…
    apa enaknya sih, tahu sama tahu…? :lol:

  50. Komentar oleh ndarualqaz on 6 Desember 2007 2:24 pm

    eh, wi, ntar kalo kamu koment di blogku, gak usah login kayak tadi ya, soalnya avatarnya lebih caem yang itu tadi… hehehehe

  51. Komentar oleh ndarualqaz on 6 Desember 2007 2:25 pm

    koment gak mutu… koment dulu baru baca

  52. Komentar oleh ndarualqaz on 6 Desember 2007 2:27 pm

    triks :))

  53. Komentar oleh shiro on 6 Desember 2007 4:24 pm

    http://ihateindon.blogspot.com/
    Mohon beri tanda bagian atas dari blog ini (Flag) agar blog ini segera ditutup karna berisikan hinaan dari org Malaysia kepada Indonesia. Semakin byk yg beri tanda Flag maka blog ini akan ditutup. Forward Please bwt bangsa kita….

  54. Komentar oleh peyek on 6 Desember 2007 5:20 pm

    eh… non chiwi yang kemud-kemud!

    bukankah bangsa kita ini bangsa yang kagetan?

  55. Komentar oleh GRaK on 6 Desember 2007 6:15 pm

    @ chiw : saia tdk pernah jadi TKW soalnya aku cowok :D

  56. Komentar oleh Pyrrho on 6 Desember 2007 6:46 pm

    saya kok jadi ingat quote dr teman saya yg “cenderung gay” :

    “kasih sayang itu yang utama, jenis kelamin itu nomor dua”

    :mrgreen:

    saya cuma nggak habis pikir darimana perilaku seperti itu bisa ada. menular mungkin iya ya… dan ini bisa jadi bukti kalau orientasi seksual itu bisa terpengaruh oleh lingkungan (contagious effect).

    lho… katanya “gay dan lesbian” disebabkan oleh gen ? ;)

  57. Komentar oleh sandymc on 6 Desember 2007 10:23 pm

    walah..

    apa segitu kurangnya cowok keren disana…

    ato malah cowok2 sana homok semua ya = =!

  58. Komentar oleh Resta on 7 Desember 2007 2:49 am

    panaaaassss disini ga ada ac…

    eh diatas cerita ttg apa? dah tau cerita tentang kawin “sesama” TKI di luar negeri? bahkan ada EO nya :p

  59. Komentar oleh Anang on 7 Desember 2007 3:42 am

    nanti bareng berangkat gimana.. ama kucluk ya.. sms aku ok

  60. Komentar oleh Tito on 7 Desember 2007 4:05 am

    ya semuanya emang gitu. saya kan cuma geregeten aja…
    orang korupsi juga terserah mereka, mereka bebas milih kok. Tapi kita boleh kan, tidak sepakat?

    tentu boleh donk ;)

    point dari komen gw sebelumnya adalah… dalam memilih tindakan harus dipikir pula konsekuensinya (baik bagi diri sendiri maupun orang lain) :)

  61. Komentar oleh venus on 7 Desember 2007 4:35 am

    yo gak po-po, wi. urusane dewe2 kok :D

  62. Komentar oleh Astri on 7 Desember 2007 5:22 am

    oirang2 ini kalo sama lain jenis ribut, sama yang sejenis juga ribut :( maunya apa sih???

  63. Komentar oleh Cynanthia on 7 Desember 2007 5:34 am

    Maaf, makanya saya nggak minat jadi TKW :lol:

  64. Komentar oleh andi bagus on 7 Desember 2007 6:25 am

    sarap eman..dunia udah gila..

  65. Komentar oleh puputs on 7 Desember 2007 6:39 am

    “Plok Cape deh”, masak sie, baru denger, gak jelas banget yah, bisa2nya ada yang seperti itu

  66. Komentar oleh Menggugat Mualaf on 7 Desember 2007 8:25 am

    eh, sekarang udah jadi BMI ya, bukan TKI lagi ?

  67. Komentar oleh kurtubi on 7 Desember 2007 2:28 pm

    Aduuuh urusan “arus bawah” memang bak aliran sungai yaa, tenang tapi menghanyutkan…

    *dehem2 dekem di tempat sepi*

  68. Komentar oleh aLe on 8 Desember 2007 1:50 am

    dasar siwi edan :lol:
    *ngumpet dibelakang khuclukz*

  69. Komentar oleh Zazi on 8 Desember 2007 2:46 am

    Astaghfirullah. Ternyata segitu parahnya = =

  70. Komentar oleh alle on 8 Desember 2007 6:48 am

    ternyata KAMU memang benar2 TKW yang udah gak butuh laki :D

  71. Komentar oleh tito on 8 Desember 2007 11:09 am

    woo…lesbian itu ndak boleh ya? TKW nikah sama TKW? tenaga kerja waria sama tenaga kerja wanita gitu? kayaknya kok tetep bisa punya anak ya

  72. Komentar oleh Hoek Soegirang on 9 Desember 2007 12:07 am

    hayah…ketinggalan komeng…..
    T_T
    ah ya, jadi disana kekurangan laki-laki ya?
    *nglirik antobilang, almascatie, dan bayud-bayud fengangguran yang lain*
    hmmm…

  73. Komentar oleh danasatriya on 9 Desember 2007 6:57 am

    sik,ngenteni lanjutannya ..

  74. Komentar oleh erander on 9 Desember 2007 8:53 am

    Ngumpulin trackback-nya berapa malam Chiw?? .. beda banget ga waktu ngumpulin data buat TA?? :D

    Pantesan lama menghilang ..

  75. Komentar oleh .:deT:. on 9 Desember 2007 2:35 pm

    @anang

    panjang ya kutipannya

    NEK GAK NIAT KOMEN OJO KOMEN NANG! *mode emosi=ON*

    —KOMENKU—
    kalo menurutku ini sangat bahaya! budaya brengsek itu jangan sampai kebawa sampai Indonesia yang sudah carut-marut ini, nambah2i mumet aja!

    para suami rela istrinya jadi lesbi? masa iya sih? kalau tahu saya yakin bakal pingsan mendadak, kecuali si suami ini juga keluyuran sama wanita lain ketika ditinggal istrinya jadi BMI di sana..
    —END OF KOMENKU–

    @chiw
    gelarmu tak tambahi, bukan hanya RATU KOPDAR INDONESIA TIMUR, tapi juga RATU TREKBEK SEDUNIA!!!

  76. Komentar oleh Hanna on 9 Desember 2007 4:02 pm

    Sudah rahasia umum, Chiw. Para TKW malah ada yang mendandani diri mereka menjadi lelaki.
    Taman Victoria Park memang sudah menjadi tempat mereka nongkrong bahkan pacaran secara terang-terangan. Konon katanya mereka kesepian, ada juga karena sakit hati. Apakah ini petanda peradaban manusia sudah mulai luntur, Chiw? Ntahlah. Dunia ini terlalu sulit untuk dimegerti.

  77. Komentar oleh verlita on 10 Desember 2007 5:50 am

    no comment… *cuma bisa geleng2 kepala ajah…

  78. Komentar oleh Anang on 10 Desember 2007 1:14 pm

    *beleh det* * kaboorrr

  79. Komentar oleh Mrs.Neo Fortynine on 10 Desember 2007 2:25 pm

    #ndarualqaz
    dasar orang iseng gatau aturan! :twisted:
    *merencanakan akan menggantung ndaru di tengah padang pasir gersang*

    # shiro
    iyo iyo… uwis… dasar sepammers… :lol:

    # peyek
    saya chiw imudz, bukan kemud kemud
    *gigit peyek sampek entek :lol:*
    bangsa yang kagetan? maksutnya? kurang kalsiyum gitu? :lol:

    #GRaK
    perasaan situ dulu cewek deh… udah berubah ya? :mrgreen:

    # Pyrrho
    mungkin menular Om… bukan karena orientasi seks, tapi emang udah kadung ngetren… dan semua juga tau, bangsa kita doyan banget sama trend yang aneh aneh itu… :lol:

    #sandymc
    mungkin bener, cowok cowok disana homok semua, makanya san…kamu jangan kesana…entar nambah nambahin daftar cowok homok disana… :lol:

    # Resta
    makanya, baca yang jelas, ndul! :mrgreen:

    #Tito
    yap, setuju… jadi, nggak sekedar bertindak, gitu kan? ;)

    #venus
    jijay wae Mbok… :D

    #Astri
    maunya? ah, entahlah bu dokter… kalo menurut njenengan sendiri gimana?

    #Cynanthia
    kenapa nggak minat? udah pernah berpengalaman disana ya? :lol:

    # andi bagus
    iya… termasuk penghuninya yang sejenis kamu ituh… :mrgreen:

    #puputs
    cape deh juga… :D

    #Menggugat Mualaf
    sepertinya begitu… :???:

    #kurtubi
    emang gitu kok Om…
    betewe, itu ndekem ngapain? :lol:

    #aLe
    ngumpet kayak apapun, yang namanya aLe tetep keliatan Lah… lhawong badannya 2x khuclukz kok… :lol:

    #Zazi
    iya Zi… di jogja ga kayak gitu ya? :mrgreen:

    #alle
    ooo… kamu nggak butuh laki2 lagi, Le? syukurlah… mengurangi makhluk berjenis homok …
    *bernafas lega*

    # tito
    ya iyalaaaah… kalo waria sama waria itu yang baru diragukan…

    #Hoek Soegirang
    *ngelirik bayut muda berjudul hoek soegirang*

    # danasatriya
    males ngelanjutin Dan…

    # erander
    cukup 7 hari 7 malam aja kok Bang… :lol:
    kurang lebih sama ama ngumpulin bahan TA, bedanya, ini pake puwasa 7 hari 7 malam…

    # .:deT:.
    sabar Mas… jangan esmosyi… :lol:
    *kipas kipasin Dion*
    nah, mungkin sang suwami emang selingkuh juga tuh … ;) makanya dianya nyante nyante aja…
    alah…terimakasih atas gelarnya ya…

    #Hanna
    iya, saya baca juga gitu Mbak Hanna… :(
    betewe, mbak Hanna kayaknya berpengalaman banget ya?
    *pandang mba Hanna penuh selidik * :cool:

    #verlita
    kayak desi ratnaasri aja mbak… :lol:

    #anang
    lapo iki? :???:

  80. Komentar oleh imiL on 10 Desember 2007 2:56 pm

    dunia memang gila mbak….
    dulu pernah ada peribahasa di jurusanku (jurusan-e sampeyan pisan koyok-e)
    50% mahasiswa disini homo, yg sisanya adalah pasangannya
    saking dikitnya mahasiswi di sini.. he he he he

    makasi dah mampir…

  81. Komentar oleh ekowanz on 10 Desember 2007 4:16 pm

    yah udah nomer 81 siw :(

  82. Komentar oleh kapucino on 10 Desember 2007 5:47 pm

    bingung :(

    mau baca cerita nya apa link2 nya :(

  83. Komentar oleh Mrs. 49 Lagi di Lab on 10 Desember 2007 6:15 pm

    #imiL
    ehehe…iyo, peribahasa yang sama rupanya… :lol:
    kamu nggak termasuk salah satu dari mereka kan? :lol:

    #ekowanz
    apanya Wanz? :D

    #kapucino
    gausa baca duwa duwanya…
    :lol

  84. Komentar oleh Kurt on 11 Desember 2007 1:19 am

    EdaN! aku kesasar kemari.. :)

  85. Komentar oleh Hoek Soegirang on 11 Desember 2007 1:35 am

    “*ngelirik bayut muda berjudul hoek soegirang*”
    gyaahhhh…….

  86. Komentar oleh Hoek Soegirang on 11 Desember 2007 1:36 am

    eh….

  87. Komentar oleh Hoek Soegirang on 11 Desember 2007 1:38 am

    hetrix..

  88. Komentar oleh Hoek Soegirang on 11 Desember 2007 1:39 am

    lha…ndak sengaja lho siw………

  89. Komentar oleh stey on 11 Desember 2007 2:59 am

    eh..kayaknya pernah baca di salahsatu tabloid deh..lupa judulnya apa..

  90. Komentar oleh Just Fenty on 11 Desember 2007 7:58 am

    Waduh males baca artikelnya, tapi nyambung waktu kamu nulis tulisan yang terakhir. Hehehe … Gila ya, emang sepertinya dunia mau kiamat … huuuuhhhh

  91. Komentar oleh Praditya on 11 Desember 2007 8:08 am

    Waduh, telat komen…
    Udah banyak yg hetrix ajah…

    Gak bsa kasih komen, udah kerebut smua komennya :D

    ~ Salam kenal jeng Siwi…

  92. Komentar oleh ndarualqaz on 11 Desember 2007 8:43 am

    wi….

  93. Komentar oleh celo =3 on 11 Desember 2007 10:46 pm

    hih… songong ik… lha pasaran nggo aku lak yo enthek see nek ngono….

  94. Komentar oleh takochan on 12 Desember 2007 5:15 am

    Sorry OOT, ngasih pr aja siw! :P

  95. Komentar oleh Gandhi on 12 Desember 2007 8:34 am

    berkunjung ke rumah nona yg katanya imud * garuk2 kepala*

    btw kamu udah sembuh kan chiw? syukurlah *kabuuuuuuuurrrrr*

  96. Komentar oleh Gandhi on 12 Desember 2007 8:35 am

    berkunjung ke rumah nona yg katanya imud * garuk2 kepala*

    btw kamu udah sembuh kan chiw? syukurlah, *kabuuuuuuuurrrrr*

  97. Komentar oleh Gandhi on 12 Desember 2007 8:36 am

    njrit.. ke dobel gara2 inet lemot … sorry ya non

  98. Komentar oleh tjahaju on 12 Desember 2007 10:43 am

    siwi.. kapan menikah, hekekekke….

  99. Komentar oleh celo =3 on 12 Desember 2007 11:33 am

    mbak Siwi nanti menikahnya sama nyonya Farid….

    *mlayu nggenjring*

  100. Komentar oleh abee on 12 Desember 2007 1:09 pm

    Kalo yg kayak gini harusnya tanya si anto tu… :lol: :lol: :lol:

  101. Komentar oleh abee on 12 Desember 2007 1:13 pm

    damai to…Peace :mrgreen:

  102. Komentar oleh abee on 12 Desember 2007 1:14 pm

    hetrick..yeah :cool:

  103. Komentar oleh hahn on 13 Desember 2007 5:55 am

    salam kenal mbak…

    itu berita di jawapos? baru kemaren dimuatya?
    perasaan (sekali lagi in perasaan sayah loh) di majalah tempo berita itu udah lama loh dimuatnya. isinya sama, tentang yang kawin (sesama cewe)..

    cmiiw

  104. Komentar oleh Ina on 13 Desember 2007 7:32 am

    Apa dunia udah terbalik yach? *bingung mikir

  105. Komentar oleh chiw Lagi di Lab on 13 Desember 2007 4:22 pm

    # Kurt
    perlu bantuwan GPS untuk pulang, Om? ;)

    #Hoek Soegirang
    *menyiapkan pisau dan golok untuk pembunuhan berencana*

    #stey
    oh ya? wah… saya gak tau… :D

    #Just Fenty
    ehehe…bener kata pilem mungkin… kiyamat sudah dekat :D

    #Praditya
    salam kenal kembali Dit…
    *pura2 belom kenal :cool: *

    #ndarualqaz
    opoh?

    #celo =3 :lol:

    #takochan
    inih…gak tau orang lagi sibuk ya?
    *masukin takochan ke dalam kulkas*

    #Gandhi
    saya kan emang imudz… :cool:
    ehehe…sembuh dari apa Mas? saya ndak apa apa kok… :lol:

    #tjahaju
    nungguin kamu, Di… :lol:

    # celo =3
    *tangkap celo, buang ke nusa kambangan*

    #abee
    puwas?puwas>puwas bisa hetrik?
    *menyiapkan penguburan buat abee*

    #hahn
    salam kenal balik…
    mungkin juga gitu…kan ga masalah isinya sama? :razz:

    #Ina
    mungkin Na… :D
    :

  106. Komentar oleh celo =3 on 13 Desember 2007 4:56 pm

    @hoek…

    *nglirik antobilang, almascatie, dan bayud-bayud fengangguran yang lain*
    hmmm…

    namamu mana…???

    @chiw…
    kalo anto nikahnya ke Belanda… siwi nikahnya ke hong kong… saya nikahnya di KUA

  107. Komentar oleh Mrs.Neo Fortynine on 13 Desember 2007 5:53 pm

    #celo-3
    namamu juga manaaa??? :lol:
    aku nikahnya di masjid aja aaah.. :oops:

  108. Komentar oleh ndarualqaz on 13 Desember 2007 11:35 pm

    nyampah….

  109. Komentar oleh celo =3 on 14 Desember 2007 2:51 am

    namamu juga manaaa???

    wah saya mah masi kecil… nggak ikutan para bayut pedang-pedangan…

  110. Komentar oleh evelyn pratiwi yusuf on 14 Desember 2007 3:04 am

    Pasangan lesbi, aku rasa itubukan fenomena baru lagi ya. Nggak peduli mau orang mana kek, itu sudah ada sejak dulu. Masalahnya itu sekarang berjangkit pada orang Indonesia, jadinya malah respon orang luar biasa. Coba kalau yang dijangkit adalah orang Malay atau Singapura, pasti respon kita amat biasa dan don’t care about that.
    Memang sih liat yang begituan aku merasa agak aneh gimana gitu, tapi ya itu kenyataan hidup jadi ya diterima aja.

  111. Ping balik oleh Sekali-Sekali Narsis… « cK stuff on 14 Desember 2007 6:33 am

    [...] berterima kasih kepada seluruh fans-fans saya yang telah mendukung saya, baik support maupun doa. Kepada teman-teman saya, tanpa kalian, saya bukan apa-apa. Terima kasih juga untuk semua yang sudah [...]

  112. Komentar oleh ika on 14 Desember 2007 7:06 am

    weh,,lesbi dinikahkan…welaaa,,speechless dah

  113. Komentar oleh Dimas on 14 Desember 2007 9:50 am

    ya ampun… *gak jadi daptar tkw, kiki….*

  114. Komentar oleh Juminten on 14 Desember 2007 10:00 am

    loh… mas medhok bilang apalagi?
    *maaph, ditulis di sini. soalnya ga ada SB nya…*

  115. Komentar oleh k tutur on 14 Desember 2007 11:01 am

    Nyari - Antobilang, Jenderal Bayut dan cs-csnya :roll:
    kok gak komen???

  116. Komentar oleh toni on 14 Desember 2007 11:22 am

    Duuh pusinng baca artikel sama komennya…..Banyak banget komennya,,,,,,,

    Salam blogger buat mbak siwi……….

  117. Komentar oleh pututik on 15 Desember 2007 2:28 am

    Kok nggak diupdate

  118. Komentar oleh shige on 15 Desember 2007 2:59 am

    Chiw ..? :D

    Apdet .. !! ^^

  119. Komentar oleh Cynanthia on 15 Desember 2007 6:50 am

    Panjang, rek.
    Gila, dunia emang udah gila.

  120. Komentar oleh Praditya on 15 Desember 2007 8:21 am

    Apdet… :D

  121. Ping balik oleh Diajak ML? Omaigaaat… « Siwi’s Personal Website on 15 Desember 2007 10:00 am

    [...] Banget! Edan! GaleriTentangChiwKata Mereka…Kenapa ya?Selamat Ulang Tahun, teman!Sajak Blogger dan Ulang [...]

  122. Komentar oleh Mrs.Neo Fortynine on 15 Desember 2007 11:03 am

    #ndarualqaz :twisted:
    bunuh!

    #celo =3
    jadi, kamu masih dikader jadi bayut ya? :lol:

    #evelyn
    ya iyalah Lyn… :lol: kalo terjadi di singapur, paling juga orang sana yang ribut…
    aku cuma

    #ika
    iyah… :(

    #Dimas
    emangnya kemaren uadh daftar ya? ternyata njenengan ini cewek yoh :lol:

    #Juminten
    ga bilang apa apa kok… tenang aja… ;)

    # k tutur
    entah kemana mereka… :roll:

    #toni
    salam wordpresser blogger juga … :D

    #pututik
    udah kok…

    # shige
    udah Ge… :lol:

    #Cynanthia
    betuuul… :lol

    #Praditya
    sudah, sayang… :D

  123. Komentar oleh Praditya on 15 Desember 2007 11:20 am

    #Praditya
    sudah, sayang…

    Waduh… Salah sasaran… :D

  124. Komentar oleh Mrs.Neo Fortynine on 15 Desember 2007 11:23 am

    #Praditya
    salah sasaran apanya Sayang? :lol:

  125. Komentar oleh Praditya on 15 Desember 2007 11:30 am

    salah sasaran apanya Sayang?

    Aaarrrgghhh….

  126. Komentar oleh Mrs.Neo Fortynine on 15 Desember 2007 11:34 am

    #Praditya
    kamu kenapa sih sayang? :lol:

  127. Komentar oleh Praditya on 15 Desember 2007 11:42 am

    Tidaakkk….

    Sesuai judul posting ini… Edan!

  128. Komentar oleh Dekisugi on 17 Desember 2007 5:39 pm

    siapa yang putus? trekbek ngaco! aku ndak putus, kok. lha wong waktu itu belum jadian. itu kan cerita nembak tapi ditolak! :P

  129. Komentar oleh Jaka on 18 Desember 2007 11:21 am

    weleh2, lesbian ya? sama kayak aku dunk. Aku juga lesbian, suka ama cewe’, sayang saya terperangkap dalam tubuh lelaki. Btw salam kenal.

  130. Komentar oleh Mrs. 49 Lagi di Lab on 18 Desember 2007 4:56 pm

    #Praditya :D
    iya ya?

    #Jaka
    heiayah… Joe kedua… :lol:

  131. Komentar oleh titiw on 25 Desember 2007 7:27 am

    Kalo aku sih.. jujur aja ya.. lebih suka yg lesbi2 daripada yang homo2.. huahahaha!! ati2 chiw, jangan deket2 aku.. hihihihihi…

  132. Ping balik oleh Gadis - Gadis Bodoh « JalanMenujuKetenaran on 5 Februari 2008 2:44 pm

    [...] it and I’m going crazy I cannot take any more I’m so glad that I’ll never fit in That will never be me Outcasts and girls with ambition That’s what I wanna see Disasters all around World despaired [...]

  133. Komentar oleh muzakkir on 20 Februari 2008 6:44 pm

    hai…ML sapa takut

  134. Komentar oleh JoEy D`JuVe on 9 Mei 2008 2:36 pm

    Mana… Mana… Berimajinasi…

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar