Edan!
Kemaren (4 Desember 07) pas saya nyangkruk seperti biasa di warkop Mas Budi, ada berita dari koran Jawa Pos yang lumayan menggoda mata saya untuk membacanya lebih jauh.
Berita di bagian Jawa Pos itu membahas tentang Tren Pesta Nikah Antar TKW di Hongkong.
antar TKW ? ![]()
sejenak saya melupakan es Teh dan gorengan, demi mengkhusyukkan diri membaca kata demi kata di koran kebanggaan warga jawa timur tersebut.
========================================
Berikut kutipan dari berita tersebut (Dari jawapos.com edisi 5 Desember 2007)
Rabu, 05 Des 2007,
Tren ”Pesta Nikah” Antar-TKW di Hongkong (2-Habis)
Deklarasi Pertunangan di Bilik Karaoke Red Box
Tidak semua TKW melanjutkan hubungan sejenis mereka ke jenjang “pernikahan”. Bahkan, ada yang menolak terikat dalam “pertunangan” sekalipun. Mereka sadar bahwa suatu saat mereka akan pulang dan bertemu dengan anak dan suami di rumah. Berikut lanjutan laporan DWI SHINTIA IRIANTI.
———–
SELAIN Tai Po, ada beberapa tempat lain yang kerap digunakan pasangan tenaga kerja wanita (TKW) untuk melangsungkan pesta “pernikahan”. Biasanya, tempat-tempat itu tidak jauh dari Victoria Park, lokasi mangkal mereka saat libur bekerja.Red Box Karaoke di Jalan Great George, Causeway Bay, adalah salah satu pilihan favorit. Berdiri tepat di depan Victoria Park, tempat dugem itu terletak di lantai sembilan gedung yang juga markas butik dan pertokoan tersebut.
Tidak berbeda dengan tempat karaoke di Indonesia, Red Box mempunyai bilik-bilik bernyanyi yang bisa disewa per jam. Setelah enam hari penat bekerja di tempat tinggal majikan, ruang-ruang dengan lampu temaram itu jadi tempat yang nyaman dengan pasangan.
“Bila pas hari libur, kami bisa sewa tempat seharian. Mulai pukul 12.00 sampai 17.00,” kata Winda, wanita buruh migran asal Brebes, Jawa Tengah.
Tempat karaoke disukai karena tertutup sehingga bisa menjaga privasi mereka. Tidak jarang, bilik karaoke itu juga menjadi tempat “deklarasi” pasangan sejenis itu kepada teman-teman.
Kalau di Tai Po “ikatan hubungan” sejenis itu “dideklarasikan” dengan prosesi ijab kabul layaknya di kantor urusan agama (KUA), bahkan ritual-ritual pernikahan lain seperti di tanah air, di rumah karaoke acaranya agak beda. Tempat seperti di Red Box itu sering dipakai untuk pesta “pertunangan”. Suasananya pun tidak formal, tapi lebih fun.
Bila berniat menghelat pesta di tempat karaoke, sang pengundang bertanggung jawab untuk membayar tagihan berkisar HKD 3.000 (sekitar Rp 3,6 juta).
“Karena hanya pertunangan, jadi enggak ada penghulu-penghuluan. Hanya tukar cincin, dilanjutkan dengan pesta bersama teman-teman,” kata Winda yang mengaku sudah “bertunangan” dengan wanita sesama TKW.
Selain di Red Box, diskotek-diskotek yang tersebar di kawasan Wan Chai juga kerap menjadi tempat kongkow wanita pencinta sesama jenis untuk bertemu. Seperti yang disaksikan Jawa Pos saat masuk salah satu diskotek di sana, malam itu (28/11), meski bukan hari libur, diskotek di Hennessy Road tersebut penuh dengan buruh migran yang bertampang Indonesia.
Untuk masuk ke tempat itu, pengunjung harus membayar HKD 40 (sekitar Rp 48 ribu). “Di sini memang salah satu tempat kumpulnya TKI lesbian di Hongkong,” kata Yulia Mulyani, buruh migran Indonesia yang menemani Jawa Pos.
Pernyataan perempuan yang hari itu sedang libur tersebut memang benar. Semakin malam, pengunjung yang berpasangan sesama jenis makin memenuhi ruang yang ingar-bingar dengan musik disko itu. Gaya mereka mudah dikenali. Umumnya berambut cepak dan berdandan ala lelaki. Namun, ada juga yang bergaya perempuan biasa. “Tidak semua kaum lesbian bergaya seperti lelaki,” tutur Yulia.
Ada banyak alasan mengapa hubungan sesama jenis terjadi di kalangan TKW di bekas koloni Inggris itu. Ganik, janda berumur 33 tahun yang sudah hampir satu dekade mencari peruntungan di Hongkong, mengaku pernah menikah dengan lelaki berkewarganegaraan Singapura. “Sebelum di sini, saya bekerja di Singapura,” katanya.
Menghabiskan enam tahun sejak 1987 di negeri pulau itu, pernikahan Ganik hanya seumur jagung. “Entah mengapa, lama-lama rasanya hampa hidup bersama suami. Padahal, mantan suami saya itu tipe orang yang romantis,” ujarnya.
Dengan alasan itu, Ganik pun memutuskan untuk bercerai dari suaminya dan pulang ke tanah air. Hanya bertahan tiga tahun, pada 1996, perempuan lulusan SMP itu kemudian jadi TKW di Hongkong. Di situlah, Ganik menemukan cinta meski berasal dari sesama jenis.
“Sampai saat ini, sudah dua kali saya ganti pasangan. Yang pertama bertahan empat tahun dan dengan yang terakhir ini sudah jalan tiga tahun,” sambungnya.
Menurut Ganik, sejatinya tidak ada perbedaan mencolok antara menjalin hubungan dengan lelaki dan perempuan. “Selain fisik, semuanya sama saja. Ada berantemnya, ada baikannya. Sama sajalah,” katanya.
Tidak semua TKW setuju dengan hubungan sejenis itu. Yuliani Senari, salah seorang aktivis Asosiasi Tenaga Kerja Hongkong, mengaku tidak bisa menutup mata terhadap adanya sebagian kecil TKW yang terperangkap dalam hubungan cinta sejenis.Meski sebagian TKI di Hongkong menganggap hal itu urusan pribadi, Yuliani menyatakan hal itu bisa mengganggu citra mereka. “Bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk keluarga TKI lain yang tidak mengerti, fenomena itu bisa mencemaskan mereka,” kata perempuan yang akrab dipanggil Yani tersebut.
Beberapa pasangan TKW sadar hubungan intim mereka di Hongkong hanyalah sementara. Karena itu, untuk melangkah sampai ke “pertunangan”, apalagi “menikah”, mereka masih pikir-pikir. Sebab, suatu saat mereka akan pulang ke tanah air, tempat anak dan suami menunggu.
“Saya memang mencintai sesama. Tetapi, ’menikah’ seperti itu jauh dari bayangan saya,” kata Semi Aprilia, buruh migran berumur 26 tahun asal Magetan, Jawa Timur, yang sudah delapan tahun di Hongkong.
Mengenakan rok cekak yang dipadankan dengan baju kaus tanpa lengan dan berjaket jins, Semi mengaku sudah punya pacar perempuan. “Tetapi, saya tidak mau ’menikah’ seperti teman-teman itu. Kasihan keluarga di rumah,” kata Semi saat ditemui di toko majikan yang berada di kawasan Mong Kok.
Menurut perempuan berambut panjang yang memiliki anting di hidung itu, meski jauh dari rumah, informasi mengenai kegiatan TKI mudah menyebar ke kampung halaman. “Yang saya lakukan hanya kesenangan belaka. Untuk menghibur diri bila capek kerja,” ujarnya. (el)
================================================
Panjang ya? *ini kutipan hari ini lho, yang kemaren nyari di jp.com ga ada. ampuuun*
Saya terpekur membaca. Sedetik kemudian tersadar, yaolo… ini kelakuan bangsaku juga.
Cewek sesama cewek- pacaran- sampe nikah. Sudah sedemikian bejat-nyakah dunia?
*menghela nafas*
Gaya hidup lesbian di kalangan BMI (Buruh Migran Indonesia) sebenarnya bukan hal yang baru lagi. Konon, mereka ‘tertular’ gaya hidup buruh migran asal Filiphina yang ‘dituduh’ lebih dahulu membawa virus lesbi tersebut. Didukung dengan kultur setempat yang tidak mempedulikan hubungan apapun serta minimnya kaum laki laki, sepertinya semakin mempersubur jumlah pasangan lesbian, dan bukan sekedar pasangan pacaran saja, banyak dari mereka yang ‘mengesahkan’ hubungannya melalui ikatan pernikahan. Tantunya bukan pernikahan sungguhan seperti pernikahan yang lazim dilakukan antara pasangan ‘beneran’, pernikahan disini lebih berfungsi sebagai deklarasi bahwa pasangan tersebut sudah resmi menjadi ‘suami - istri‘.
Dan jangan heran ketika mengetahui bahwa mereka yang ‘menikah’ itu sudah memiliki keluarga di tanah air. Bahkan, sebagian mengaku didukung oleh sang suami dan semakin menyedihkan ketika disebutkan disitu bahwa pernikahan mereka direstui sepenuhnya oleh Sang suami, dengan alasan :Suami mereka lebih rela istrinya berpacaran dengan wanita daripada pria. Pola pikir macam apaaaaa ini?
*geleng geleng*
===============================================
tulisan ini belum selesai. akan segera diapdet begitu penulis ada waktu… hohoho…
Baca juga :
1. Cenderawasih Post
2. Janji di toko abadi
sekrinsyur :
![]()
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar






Yak, kiamat sudah dekat.
Lesbian itu bagi laki - laki hanya fanboy service.
se-menggeuleuhkan itukah lesbi ituh?
pusing baca trekbeknya

btw, cewek2 yang lesbi tuh biasanya mantaf2 lhoo
weks terekbek kemana2…….
sopo sing edan chiw? *menatap tak bersalah ke arah chiw* ….. ^^
Dunia…
Sing penting, awakmu gak melu-melu ngelakoni iku… Terus, TM-mu ndang dimarekno… Ojok cangkrukan ndik wargres terus… Sakno Cak Budi…
Fiuuhhh, ini baca cerita tentang TKI lesbian apa trekbek yaks?
Manusia butuh penyaluran biologis, dan ke-tiada-an-nya pilihan men-jadi-kan mereka harus hidup dengan ke-ada-an ini plus di-dukung lingkungan mereka ber-wara-wiri. Kasihan mereka
lebih enak nonton lesbian daripada homo lho
nunggu lanjutannya dulu…
disini kok ga ada gambarnya yah…
*-ikut chika aja.. nunggu lanjutan*
Kamu jangan kayak gitu chiw
Mereka mungkin ga suka laki-laki.
Laki-laki mana aja emang sama kayak gitu, Bah.
Makanya saya ga suka laki-laki.
Edan benar wi.
Kalau cewe, ah ga peduli aku. Kalau cowo, iihh…. jijik… *muntah*
#Mihael “D.B.” Ellinsworth
Fanboy service itu apa Ja?
#Guh
iya!
#antobilang
mantaf apanya Mas?
pernah kencan sama mereka ya?
#abee
#shige
kamu, Ge!
#suandana
semoga enggak, deh…
njaluk dikapakne, hah?
#extremusmilitis
terus,apa berarti yang kayak begitu pantas dibiarkan aja?
aaah… tau deh…
soalnya yang ini udah mulai menjurus pada kebanggan ilho…
saya belom pernah nonton keduanya, jadi no comment lah…
# cK | Almas
#sagung
enggak lah Gung…
halah, kamu ini gakmau ngaku…pdahal kamu naksir sama Mardun kan? kan? kan?
#danalingga
kamu tah? iya…
#Lozenesia
setuju sama extremus. mendingan nonton filem lesbi daripada filem homok.
#antobilang
ya…terserah situ lah…
saya sih, tidak peduli…lebih baik saya nonton cowok saya…kirim aja jomblo2 diatas ke Hongkong
#almascatie
termasuk kamu, gitu maksutnya?
woooo sayah bilkang jomblo diatas jdi ga termasuk sayah
*kalo sayah dikirim ntar ada yang bunuh diri*
*pd abis*
ah siwi…kepengen ato kepengen??
kenapa saat baca tulisan ini saya jadi ho**y ya.. *kebas-kebasin kepala agar pikiran itu ilang*, apakah ini ada hubungannya dengan burung mainan beberapa waktu yg lalu ?? *kebas2in kepala lebih keras*
panjang ya kutipannya
enak chiw, gak iso meteng
Ini kayaknya jadi lesbi karena keadaan. Jadi bukannya karena mereka orientasi seksualnya lebih suka ke sesama jenis.
kekurangan cowok yak?
hohoho…..g usah jauh-jauh ke hongkong
‘di depan mata’ kita aja ada banyak kok yang lesbian
-lam kenal mbak-
kalo menurutku sih itu urusan pribadi mereka… mereka bebas memilih, namun tentunya mereka juga harus berani menanggung segala konsekuensinya (termasuk dampaknya pada keluarga mereka)
kita bebas memilih tindakan, tapi gak bebas memilih konsekuensi dari tindakan kita
Hidup lesby!!! Lesby itu semacam les privat gitu ya? *ngeluyur cari JawaPos*
emang enak yho wedok podo wedok ????
Lha… kok sih takon? Dimarekno!!!
Trus, lanjutane ndi?
pernah jadi TKW juga ngak?
# almascatie
halah….
siapa juga yang bakal menyesali?
paling malah joget joget mereka ituh…
#nrkhlsmjd
kpingin opo si kepala monitor?
#warnetubuntu

maaf, horny tidak ditanggung…
ada hubungannya nggak ya?
mungkin ada….
#Anang
mayan…
#de
wes tau nyoba yo Mbok Dhe?
yoopo rasane? enak tah?
# itikkecil
bukan keadaan juga sih… karena ikut ikutan juga kayaknya…
# caplang™
mungkin, Ed…
# vin
di depan kita dimana maksutnya mba?
salam kenal juga…
#Tito
ya semuanya emang gitu. saya kan cuma geregeten aja…
orang korupsi juga terserah mereka, mereka bebas milih kok. Tapi kita boleh kan, tidak sepakat?
#annots
arek iki njaluk dipotong yo?
# pinkina
wah, aku gak ngerti mbak… durung tau nyoba…
#suandana
sik sik… rabang bas…
# GRaK
enggak…
dan jangan sampe dehsitu pernah ya?
Aih … pengen nikah (normal) jadinya… tapi sama siapa yah?
-Ade-
Kalo ada yang mau nikah sama Ade, kasih tahu Ade ya Chiw.. janji loh!!
-Ade-
wik….
ancene jaman wes edan, wes podo rusak kabeh!!….
Hetrixx sekalian … mumpung sepi !!
Halah
-Ade-
comen lagi ah
sekali lagi biar hetrix juga kaya ade …
wahahaha
@Ade..
gagal hetrix tuh
gyahaha.. pada gagal hetrix
nyoba ah.. hetrix
# Sayap KU
yang jelas bukan sama aku De…
kasiyaaan deh Ade gagal hetrik…
# khuclukz
pokoke kowe ojo tiru tiru pacaran karo cowok! cukup karo aku wae…ga usah selingkuh…!
ehehe… gagal hetrik nih ye….
#warnetubuntu
naaaah… ini baru hetrik… :lol
Waktu aku masih malang melintang di Taipei 1999 udah ada kok yg keq gituan (lesbi antar TKW), cuman belom heboh aja kalee… hihihi…,
Itu pasangan yang satu pake kumis beneran ya..?apa implant…?
……
#CY
heh? jadi kamu ini udah sebegitu tuanya ya ciway?
#The Goeh
eah, aku nggak ngerti Guh… :lol
apa enaknya sih..tahu sama tahu ?
#iman brotoseno
nah…ini nih…baru komen yang saya tunggu tunggu…
apa enaknya sih, tahu sama tahu…?
eh, wi, ntar kalo kamu koment di blogku, gak usah login kayak tadi ya, soalnya avatarnya lebih caem yang itu tadi… hehehehe
koment gak mutu… koment dulu baru baca
triks :))
http://ihateindon.blogspot.com/
Mohon beri tanda bagian atas dari blog ini (Flag) agar blog ini segera ditutup karna berisikan hinaan dari org Malaysia kepada Indonesia. Semakin byk yg beri tanda Flag maka blog ini akan ditutup. Forward Please bwt bangsa kita….
eh… non chiwi yang kemud-kemud!
bukankah bangsa kita ini bangsa yang kagetan?
@ chiw : saia tdk pernah jadi TKW soalnya aku cowok
saya kok jadi ingat quote dr teman saya yg “cenderung gay” :
saya cuma nggak habis pikir darimana perilaku seperti itu bisa ada. menular mungkin iya ya… dan ini bisa jadi bukti kalau orientasi seksual itu bisa terpengaruh oleh lingkungan (contagious effect).
lho… katanya “gay dan lesbian” disebabkan oleh gen ?
walah..
apa segitu kurangnya cowok keren disana…
ato malah cowok2 sana homok semua ya = =!
panaaaassss disini ga ada ac…
eh diatas cerita ttg apa? dah tau cerita tentang kawin “sesama” TKI di luar negeri? bahkan ada EO nya :p
nanti bareng berangkat gimana.. ama kucluk ya.. sms aku ok
tentu boleh donk
point dari komen gw sebelumnya adalah… dalam memilih tindakan harus dipikir pula konsekuensinya (baik bagi diri sendiri maupun orang lain)
yo gak po-po, wi. urusane dewe2 kok
oirang2 ini kalo sama lain jenis ribut, sama yang sejenis juga ribut
maunya apa sih???
Maaf, makanya saya nggak minat jadi TKW
sarap eman..dunia udah gila..
“Plok Cape deh”, masak sie, baru denger, gak jelas banget yah, bisa2nya ada yang seperti itu
eh, sekarang udah jadi BMI ya, bukan TKI lagi ?
Aduuuh urusan “arus bawah” memang bak aliran sungai yaa, tenang tapi menghanyutkan…
*dehem2 dekem di tempat sepi*
dasar siwi edan
*ngumpet dibelakang khuclukz*
Astaghfirullah. Ternyata segitu parahnya = =
ternyata KAMU memang benar2 TKW yang udah gak butuh laki
woo…lesbian itu ndak boleh ya? TKW nikah sama TKW? tenaga kerja waria sama tenaga kerja wanita gitu? kayaknya kok tetep bisa punya anak ya
hayah…ketinggalan komeng…..
T_T
ah ya, jadi disana kekurangan laki-laki ya?
*nglirik antobilang, almascatie, dan bayud-bayud fengangguran yang lain*
hmmm…
sik,ngenteni lanjutannya ..
Ngumpulin trackback-nya berapa malam Chiw?? .. beda banget ga waktu ngumpulin data buat TA??
Pantesan lama menghilang ..
@anang
NEK GAK NIAT KOMEN OJO KOMEN NANG! *mode emosi=ON*
—KOMENKU—
kalo menurutku ini sangat bahaya! budaya brengsek itu jangan sampai kebawa sampai Indonesia yang sudah carut-marut ini, nambah2i mumet aja!
para suami rela istrinya jadi lesbi? masa iya sih? kalau tahu saya yakin bakal pingsan mendadak, kecuali si suami ini juga keluyuran sama wanita lain ketika ditinggal istrinya jadi BMI di sana..
—END OF KOMENKU–
@chiw
gelarmu tak tambahi, bukan hanya RATU KOPDAR INDONESIA TIMUR, tapi juga RATU TREKBEK SEDUNIA!!!
Sudah rahasia umum, Chiw. Para TKW malah ada yang mendandani diri mereka menjadi lelaki.
Taman Victoria Park memang sudah menjadi tempat mereka nongkrong bahkan pacaran secara terang-terangan. Konon katanya mereka kesepian, ada juga karena sakit hati. Apakah ini petanda peradaban manusia sudah mulai luntur, Chiw? Ntahlah. Dunia ini terlalu sulit untuk dimegerti.
no comment… *cuma bisa geleng2 kepala ajah…
*beleh det* * kaboorrr
#ndarualqaz
dasar orang iseng gatau aturan!
*merencanakan akan menggantung ndaru di tengah padang pasir gersang*
# shiro
iyo iyo… uwis… dasar sepammers…
# peyek
saya chiw imudz, bukan kemud kemud
*gigit peyek sampek entek :lol:*
bangsa yang kagetan? maksutnya? kurang kalsiyum gitu?
#GRaK
perasaan situ dulu cewek deh… udah berubah ya?
# Pyrrho
mungkin menular Om… bukan karena orientasi seks, tapi emang udah kadung ngetren… dan semua juga tau, bangsa kita doyan banget sama trend yang aneh aneh itu…
#sandymc
mungkin bener, cowok cowok disana homok semua, makanya san…kamu jangan kesana…entar nambah nambahin daftar cowok
homokdisana…# Resta
makanya, baca yang jelas, ndul!
#Tito
yap, setuju… jadi, nggak sekedar bertindak, gitu kan?
#venus
jijay wae Mbok…
#Astri
maunya? ah, entahlah bu dokter… kalo menurut njenengan sendiri gimana?
#Cynanthia
kenapa nggak minat? udah pernah berpengalaman disana ya?
# andi bagus
iya… termasuk penghuninya yang sejenis kamu ituh…
#puputs
cape deh juga…
#Menggugat Mualaf
sepertinya begitu…
#kurtubi
emang gitu kok Om…
betewe, itu ndekem ngapain?
#aLe
ngumpet kayak apapun, yang namanya aLe tetep keliatan Lah… lhawong badannya 2x khuclukz kok…
#Zazi
iya Zi… di jogja ga kayak gitu ya?
#alle
ooo… kamu nggak butuh laki2 lagi, Le? syukurlah… mengurangi makhluk berjenis homok …
*bernafas lega*
# tito
ya iyalaaaah… kalo waria sama waria itu yang baru diragukan…
#Hoek Soegirang
*ngelirik bayut muda berjudul hoek soegirang*
# danasatriya
males ngelanjutin Dan…
# erander
cukup 7 hari 7 malam aja kok Bang…
kurang lebih sama ama ngumpulin bahan TA, bedanya, ini pake puwasa 7 hari 7 malam…
# .:deT:.
makanya dianya nyante nyante aja…
sabar Mas… jangan esmosyi…
*kipas kipasin Dion*
nah, mungkin sang suwami emang selingkuh juga tuh …
alah…terimakasih atas gelarnya ya…
#Hanna
iya, saya baca juga gitu Mbak Hanna…
betewe, mbak Hanna kayaknya berpengalaman banget ya?
*pandang mba Hanna penuh selidik *
#verlita
kayak desi ratnaasri aja mbak…
#anang
lapo iki?
dunia memang gila mbak….
dulu pernah ada peribahasa di jurusanku (jurusan-e sampeyan pisan koyok-e)
“50% mahasiswa disini homo, yg sisanya adalah pasangannya”
saking dikitnya mahasiswi di sini.. he he he he
makasi dah mampir…
yah udah nomer 81 siw
bingung
mau baca cerita nya apa link2 nya
#imiL
ehehe…iyo, peribahasa yang sama rupanya…
kamu nggak termasuk salah satu dari mereka kan?
#ekowanz
apanya Wanz?
#kapucino
gausa baca duwa duwanya…
:lol
EdaN! aku kesasar kemari..
“*ngelirik bayut muda berjudul hoek soegirang*”
gyaahhhh…….
eh….
hetrix..
lha…ndak sengaja lho siw………
eh..kayaknya pernah baca di salahsatu tabloid deh..lupa judulnya apa..
Waduh males baca artikelnya, tapi nyambung waktu kamu nulis tulisan yang terakhir. Hehehe … Gila ya, emang sepertinya dunia mau kiamat … huuuuhhhh
Waduh, telat komen…
Udah banyak yg hetrix ajah…
Gak bsa kasih komen, udah kerebut smua komennya
~ Salam kenal jeng Siwi…
wi….
hih… songong ik… lha pasaran nggo aku lak yo enthek see nek ngono….
Sorry OOT, ngasih pr aja siw!
berkunjung ke rumah nona yg katanya imud * garuk2 kepala*
btw kamu udah sembuh kan chiw? syukurlah *kabuuuuuuuurrrrr*
berkunjung ke rumah nona yg katanya imud * garuk2 kepala*
btw kamu udah sembuh kan chiw? syukurlah, *kabuuuuuuuurrrrr*
njrit.. ke dobel gara2 inet lemot … sorry ya non
siwi.. kapan menikah, hekekekke….
mbak Siwi nanti menikahnya sama nyonya Farid….
*mlayu nggenjring*
Kalo yg kayak gini harusnya tanya si anto tu…

damai to…Peace
hetrick..yeah
salam kenal mbak…
itu berita di jawapos? baru kemaren dimuatya?
perasaan (sekali lagi in perasaan sayah loh) di majalah tempo berita itu udah lama loh dimuatnya. isinya sama, tentang yang kawin (sesama cewe)..
cmiiw
Apa dunia udah terbalik yach? *bingung mikir
# Kurt
perlu bantuwan GPS untuk pulang, Om?
#Hoek Soegirang
*menyiapkan pisau dan golok untuk pembunuhan berencana*
#stey
oh ya? wah… saya gak tau…
#Just Fenty
ehehe…bener kata pilem mungkin… kiyamat sudah dekat
#Praditya
*
salam kenal kembali Dit…
*pura2 belom kenal
#ndarualqaz
opoh?
#celo =3
#takochan
inih…gak tau orang lagi sibuk ya?
*masukin takochan ke dalam kulkas*
#Gandhi
saya kan emang imudz…
ehehe…sembuh dari apa Mas? saya ndak apa apa kok…
#tjahaju
nungguin kamu, Di…
# celo =3
*tangkap celo, buang ke nusa kambangan*
#abee
puwas?puwas>puwas bisa hetrik?
*menyiapkan penguburan buat abee*
#hahn
salam kenal balik…
mungkin juga gitu…kan ga masalah isinya sama?
#Ina
mungkin Na…
:
@hoek…
namamu mana…???
@chiw…
kalo anto nikahnya ke Belanda… siwi nikahnya ke hong kong… saya nikahnya di KUA
#celo-3

namamu juga manaaa???
aku nikahnya di masjid aja aaah..
nyampah….
wah saya mah masi kecil… nggak ikutan para bayut pedang-pedangan…
Pasangan lesbi, aku rasa itubukan fenomena baru lagi ya. Nggak peduli mau orang mana kek, itu sudah ada sejak dulu. Masalahnya itu sekarang berjangkit pada orang Indonesia, jadinya malah respon orang luar biasa. Coba kalau yang dijangkit adalah orang Malay atau Singapura, pasti respon kita amat biasa dan don’t care about that.
Memang sih liat yang begituan aku merasa agak aneh gimana gitu, tapi ya itu kenyataan hidup jadi ya diterima aja.
[...] berterima kasih kepada seluruh fans-fans saya yang telah mendukung saya, baik support maupun doa. Kepada teman-teman saya, tanpa kalian, saya bukan apa-apa. Terima kasih juga untuk semua yang sudah [...]
weh,,lesbi dinikahkan…welaaa,,speechless dah
ya ampun… *gak jadi daptar tkw, kiki….*
loh… mas medhok bilang apalagi?
*maaph, ditulis di sini. soalnya ga ada SB nya…*
Nyari - Antobilang, Jenderal Bayut dan cs-csnya
kok gak komen???
Duuh pusinng baca artikel sama komennya…..Banyak banget komennya,,,,,,,
Salam blogger buat mbak siwi……….
Kok nggak diupdate
Chiw ..?
Apdet .. !! ^^
Panjang, rek.
Gila, dunia emang udah gila.
Apdet…
[...] Banget! Edan! GaleriTentangChiwKata Mereka…Kenapa ya?Selamat Ulang Tahun, teman!Sajak Blogger dan Ulang [...]
#ndarualqaz
bunuh!
#celo =3
jadi, kamu masih dikader jadi bayut ya?
#evelyn
kalo terjadi di singapur, paling juga orang sana yang ribut…
ya iyalah Lyn…
aku cuma
#ika
iyah…
#Dimas
emangnya kemaren uadh daftar ya?
ternyata njenengan ini cewek yoh#Juminten
ga bilang apa apa kok… tenang aja…
# k tutur
entah kemana mereka…
#toni
salam
wordpresserblogger juga …#pututik
udah kok…
# shige
udah Ge…
#Cynanthia
betuuul… :lol
#Praditya
sudah, sayang…
Waduh… Salah sasaran…
#Praditya
salah sasaran apanya Sayang?
Aaarrrgghhh….
#Praditya
kamu kenapa sih sayang?
Tidaakkk….
Sesuai judul posting ini… Edan!
siapa yang putus? trekbek ngaco! aku ndak putus, kok. lha wong waktu itu belum jadian. itu kan cerita nembak tapi ditolak!
weleh2, lesbian ya? sama kayak aku dunk. Aku juga lesbian, suka ama cewe’, sayang saya terperangkap dalam tubuh lelaki. Btw salam kenal.
#Praditya
iya ya?
#Jaka
heiayah… Joe kedua…
Kalo aku sih.. jujur aja ya.. lebih suka yg lesbi2 daripada yang homo2.. huahahaha!! ati2 chiw, jangan deket2 aku.. hihihihihi…
[...] it and I’m going crazy I cannot take any more I’m so glad that I’ll never fit in That will never be me Outcasts and girls with ambition That’s what I wanna see Disasters all around World despaired [...]
hai…ML sapa takut
Mana… Mana… Berimajinasi…