Selamat Jalan, Sultan…

Selamat bertolak ke negeri pohon berdaun uang,
dan sungai berarus coca-cola.

Saat sebuah elang bisa terbang sendiri,
apalah daya sarang untuk melawannya?

Sarang cuma bisa kesepian.

Tetapi sarang tak lupa berterima kasih,
karena elang menitipkan hati untuk dikenang,
dan hasrat untuk diteruskan.

Maka, sebenarnya elang tak pernah pergi,
karena yang ia titipkan,

tak pernah hilang.

opo ki :o

sebait puwisi dari saudara Herman Saksomon di atas sebenernya cukup bagus ,  hanya diiringi kata penutup yang njengkeli dan tiba tiba merusak isi puwisi yang sebelumnya.
*sok korektor *

dan maaf, saya ndak ngereview puwisi tersebut sebenernya . Cuman, karena saya suka puwisinya , yaudah…comot aja…
dan ternyata mas Herman Saksomon terbukti tak hanya berbakat jadi Corporate Communication Director, tapi juga jadi penyair kontemporer. Oh iya, kita ndak mau ngomongin sual Mas Herman Saksomon ya? 

Seperti judul di atas… kami sedang kehilangan sultan kami , sebuah sosok yang bijaksana, dewasa, gagah, berwibawa, pandangan mata meneduhkan, nada bicara tegas, penuh sopan santun, dan memikat banyak wanita . Oh maaf… jikalau definisi tersebut terlalu berlebihan . itu memang definisi umum tentang Sultan ataupun raja raja dalam negeri dongeng . Tapi jangan bayangkan sultan kami seperti itu, karena kami tidak sedang hidup di Negeri Dongeng . Sultan kami sangat jauh dari tampang bijaksana, dewasa?apalagi! gagah? sangat tidak! berwibawa? omaigat!  itu apalagi… dengan pandangan mata yang menusyuk dan bicara penuh pisuhan. Memikat? oke… satu satunya wanita yang dipikatnya adalah Mbak Memet…yang mungkin saat itu sedang kena penyakit katarak…

Tapi, sejelek apapun, Sultan kami tetaplah Sultan . Yang mengayomi para jelatanya dengan penuh kasih sayang . Meskipun beliau tidak terlalu fasih dalam berbahasa Indonesia , bahasa tubuh beliau cukup membuat kami mengerti bahwa kasih sayangnya begitu besar untuk kami, para jelata yang kesepian dan mengharap uluran tangan dari kalian semua .

Sultan, masih teringat kala kita bertiga trisum  (bersama dengan simbok ) merencanakan pembunuhan nista untuk salah seorang tokoh besar revolusi blog? Saat itu, aku tak menyangka kau bakal menjadi Sultanku . Bagaimana mungkin, seorang kanibal yang jahat dan gahar akan menjadi seorang pemimpin?  bisa jadi, suatu saat, saya yang bakalan dikrakoti sama dia. Tapi, jujur saja, saat itu saya sangat menikmatinya . Membayangkan menjadi seorang pembunuh sadis terhadap orang yang layak dibunuh memang menyenangkan!

Ah, sultan … hari memang telah tiba waktunya :cry: . Sudah saatnya Ndoyokarta melepasmu dari pelukan , demi 5 juta per minggu. demi masa depan yang lebih baik. Pesan kami, tetaplah mencintai kami , tetap kucurkanlah gajimu kasih sayangmu pada kami, para jelata yang haus akan traktiran kasih sayang.

Selamat Jalan, Sultan, damai menyertaimu selalu…

Postingan terkait
1. Eko Kasela
2. Tika 3D
3. Momon 3d
4. Antokbil
5. Pak Dhe
6. Memet
7. Peter
8. Sri Bagindi
9. Leksa, kembarannya peter
10. Jeng Tikabanget
11. Pak Yahya
12. Pepeng Sukoprol
13. Portal Cahandong
14. The Sandalilang
15. Balibulbul
16. Antots

& Komentar

  1. Komentar oleh antobilang on 28 April 2008 1:12 am

    jadi mulai sekarang kamu ndak perlu bolak balik surabaya-jogja…

    kamu bisa bolak balik surabaya-jakarta saja kalo mau ketemu zam…

  2. Komentar oleh Herman Saksono on 28 April 2008 1:15 am

    Mungkin para jelata terlalu lama diayomi oleh Zam.

    Sekarang para paria itu juga harus berdiri sendiri. Pahit.

  3. Komentar oleh Mrs. Fortynine on 28 April 2008 1:18 am

    #sinuhun Antokbil :cool:
    mana tiketnya, sinuhun? akan segera saya laksanakan.

    #Herman Saksomon :cry:
    paria itu apa sih?

    pahit memang kalo pil itu enak, mungkin tiap hari saya minum pil

  4. Ping balik oleh From Jelatakarta to Jancukarta » CAHANDONG.ORG on 28 April 2008 1:32 am

    [...] Siwil : Selamat Jalan, Sultan [...]

  5. Komentar oleh pengki on 28 April 2008 1:38 am

    kasih sayang sultan kepada jelatanya pasti ngga akan hilang. kami tunggu engkau disini, Sul.. :(

    *untung udah siapin beberapa template buat komen* :D

  6. Komentar oleh Mrs. Fortynine on 28 April 2008 2:02 am

    #papapengki

    :))
    *berdoa*

  7. Ping balik oleh 17APRIL[dot]com » We Love You, Good Bye on 28 April 2008 2:37 am

    [...] terkait: Antobilang Sri Bagindi Pak De Mbilung Suwiiiiiiii Mbak Memeth Ekowanz Tikabanget Tikabanget 3D Momon [...]

  8. Komentar oleh PeTeeR on 28 April 2008 2:39 am

    *kehabisan kata2*

  9. Komentar oleh danalingga on 28 April 2008 5:29 am

    Selamaat datang . :lol:

  10. Komentar oleh Anang on 28 April 2008 7:12 am

    Semoga betah di jkt

  11. Komentar oleh kucluk on 28 April 2008 7:16 am

    Selamat Jalan,semoga selamat sampai tujuan
    *niru kata2 di jalan

  12. Komentar oleh Mbilung on 28 April 2008 7:51 am

    selamat memetik uang zam …

  13. Komentar oleh mayssari on 28 April 2008 8:09 am

    Oh, si Zam jadi korban “ibukota” juga yah? Waduh, bagaimana daerah bisa berkembang kalo urang2nya pada ke Jakarta semua? Kamu juga mo nyusul Wi?

  14. Komentar oleh itikkecil on 28 April 2008 8:42 am

    gak ada rencana ganti sultan?
    *dihajar eblis cah andong*

  15. Komentar oleh erander on 28 April 2008 9:17 am

    Wadoh .. kirain Sri Sultan .. rupanya, Sultan Bloger ya hahaha :lol:

    *lama ga ke Jogja*

  16. Komentar oleh venus on 28 April 2008 9:56 am

    halo zaaaaaaaaammmmm :))

  17. Komentar oleh indra1082 on 28 April 2008 10:01 am

    Sultan iku sopo sih rek????

  18. Komentar oleh Edi Psw on 28 April 2008 10:22 am

    Wah, selanat jalan juga untuk sultan.

  19. Komentar oleh Aki Herry on 28 April 2008 10:22 am

    Dimana sih di Jktnya? mo ta’ cari, mo nemenin belanja n makan2nya

  20. Komentar oleh ocha on 28 April 2008 10:54 am

    Bye bye Zam…. Hikzz.

  21. Komentar oleh Yahya Kurniawan on 28 April 2008 11:09 am

    Tapi dia memang benar-benar memikat kok.
    Butkinya kalo ada dia, banyak lalat …

    *kabuuuuuur*

  22. Komentar oleh cK on 28 April 2008 11:47 am

    kupingnya zam pasti gatel-gatel. banyak yang ngomongin dia… :lol:

  23. Komentar oleh Jari Jari Ampuh on 28 April 2008 1:04 pm

    udah,..
    mbok Anang disuruh pindah ke Jogjakarta saja….
    menggantikan Zam

  24. Komentar oleh restlessangel on 28 April 2008 1:18 pm

    ahhh…saya tak malu mengakui sempat terpikat dg jenggot talibannya itu… :lol:

    *pisan2 amal…*

  25. Komentar oleh deteksi on 28 April 2008 1:33 pm

    anang dari mekkah akan segera menyusul hijrah ke madinah! :mrgreen:

  26. Komentar oleh ndop on 28 April 2008 2:54 pm

    itu sultan Herman apa pintar maen seksofoun ya?? kok namanya kayak feby febiola..

  27. Komentar oleh ndop on 28 April 2008 2:56 pm

    bingung khan? sama aku juga bingung…

  28. Komentar oleh qizinklaziva on 28 April 2008 3:00 pm

    wah… kalo dah di jancukarta nggak bakal jadi sultan lagi…. bisa jadi gubernur atau presiden tuh!! :D

  29. Komentar oleh qzink666 on 28 April 2008 3:43 pm

    Gak kenaaaaaall… :D

  30. Komentar oleh Aday on 28 April 2008 3:54 pm

    Akhirnya dia meninggalkan SIC….
    Gk bisa minta kopi lagu lagi nih ma dia,,,hehehe,,,piss

  31. Komentar oleh realylife on 28 April 2008 3:55 pm

    semoga ada yang menggantikan dengan lebih baik
    itu saja

  32. Komentar oleh atapsenja on 28 April 2008 4:52 pm

    sultan? Siapakah sultanmu? hehehe.

  33. Komentar oleh denting on 28 April 2008 4:52 pm

    pergi? salam kenal dulu deh bagi yang ditinggal……….

  34. Komentar oleh tikabanget™ on 28 April 2008 5:38 pm

    huhuhuhu…
    khususon ila zamroni..!!! Al fatihah..!!!

    *template komen buat postingan ngomongin zam*

  35. Komentar oleh syahrizalpulungan on 28 April 2008 5:49 pm

    yang pergi selamat jalan yang tinggal kita kenalan
    ………………………………………………………
    http://asahannews.wordpress.com

  36. Komentar oleh antobilang on 28 April 2008 6:06 pm

    :|

  37. Komentar oleh gambarpacul on 28 April 2008 7:46 pm

    djokja tanpa Zam sepii…..!

  38. Komentar oleh tukangkopi on 28 April 2008 8:25 pm

    5 juta perminggu?? dahsyat!! bisa mbayarin anak2 CA ke JKT sering2 tuh..

  39. Komentar oleh titov on 29 April 2008 3:54 am

    warga baru jancukarta??? :roll:

    demi 5 jeti per minggu? ya wajar lah :D

  40. Komentar oleh balibul on 29 April 2008 8:55 am

    zam sudah datang tadi pagi jam 6.

  41. Komentar oleh waterbomm on 29 April 2008 9:28 am

    semoga segala amal ibadahnya diterima disisiNYA

    sultannya pindah kerajaan ya? ck ck…

  42. Komentar oleh annots on 29 April 2008 11:59 am

    Membaca deret “Postingan terkait” saya menyimpulkan,

    Zam tidak di jakarta, zam ada dimana-mana

  43. Komentar oleh detnot on 29 April 2008 1:29 pm

    nyusul sultanke jkt kapan jeng?
    disana bnyk cowok cakep loh :mrgreen:

  44. Komentar oleh aLe on 29 April 2008 1:42 pm

    Berjayalah Zam!

  45. Komentar oleh ebeSS on 29 April 2008 2:07 pm

    apa nggak malah seperti fenomena Siwi yaaa
    yang kena shock culture justru yang didatangi . . :P

  46. Komentar oleh funkshit on 29 April 2008 3:24 pm

    s4tuju sama annots.. zam dimana2 . . .

  47. Komentar oleh GR on 29 April 2008 7:39 pm

    Mat Zam memang bener seperti air zam-zam… Berkhasiat, terkenal, pokona langka kitu, bo! Hehe… :D

    Tapi tetap saja ada dimana-mana.

    *mengamini komeng diatas*

    Semoga anak-anak CA diberi gaji 5 juta itu dan ketabahan yg tinggi yaa! :D

  48. Komentar oleh cempluk on 29 April 2008 8:48 pm

    selamat bertugas mas zam..jaga2 diri baik2.,..

  49. Komentar oleh scarface on 30 April 2008 8:07 am

    selamat datang diibukota tercinta

  50. Komentar oleh Ojat on 30 April 2008 11:50 am

    jadi sapa yang bakal gantiin sultan?

  51. Komentar oleh Anak Enthog on 30 April 2008 12:45 pm

    Halah…
    Aku di Jakarta we bosen, lagi kangen Jokjaaaaa….

  52. Komentar oleh zam on 30 April 2008 4:19 pm

    bosen.. beginian mulu isinya..

    BUBAR!!! BUBARR!!!!

    *jancuk. aku kangen Jogja!!!!*

  53. Komentar oleh The Cosmo on 30 April 2008 9:14 pm

    Lho-lho-lho?

    Kok skrinsyutnya sama kaya pidio di blognya sendal?

  54. Komentar oleh adit-nya niez on 30 April 2008 11:43 pm

    Uhuhuhu… Jakarta kedatengan sultan… :D

  55. Komentar oleh Raffaell on 1 Mei 2008 2:21 am

    Tapi masih onlen kan… hehehe tenang ajalah

  56. Komentar oleh Tgk. Alex on 1 Mei 2008 3:01 am

    Ternyata Jeng Siwi salah satu dari pendukung kudeta sultan asli di Jogja….

    *ditimpuki blogger2 Jogja lagi*

  57. Komentar oleh plain love on 1 Mei 2008 4:13 am

    opo ki :0

  58. Komentar oleh noki on 1 Mei 2008 11:47 am

    jangan2 mau pindah partai republik blogger

  59. Komentar oleh Nazieb on 2 Mei 2008 4:16 pm

    Jadi, kapan Pilsul (Pemilihan Sultan) ?

  60. Komentar oleh shiro on 2 Mei 2008 5:01 pm

    tambah sep wae mbak iki.

  61. Komentar oleh aRuL on 2 Mei 2008 8:02 pm

    wah sultannya begitu berarti yakz buat cahandong…..
    semoga sultannya tetap memimpin rakyatnya walau pindah tempat tinggal :)

  62. Komentar oleh kelepon on 2 Mei 2008 9:27 pm

    chiw. kenalan nape… :D

  63. Komentar oleh thegoeh on 3 Mei 2008 11:19 am

    Ehh…aku gak kenal-kenal banget sehh..tapi ada di list friends jaiku..hee….5 juta seminggu?pecel tumpang depen gangku 1 juta perhari..lohh,..ngapain ke jakarta..?hee

  64. Komentar oleh la mendol on 3 Mei 2008 11:36 am

    baru tahu kalau si zam dikasih gelar sultan..hikss.

  65. Komentar oleh shige on 3 Mei 2008 1:25 pm

    siapa itu Sultan? mau berhijrak ke ibukota ya? :D

  66. Komentar oleh galihyonk on 3 Mei 2008 3:21 pm

    hoHOho…
    sang Sultan turun tahta, untuk mencari tambahan dana APBD bagi Rakyatnya…
    saatnya mbak Siwi sang Ratu dari Surabaiya naik tahta…
    *mendukung… mode:on..*

    heHE..

  67. Komentar oleh ghatel on 4 Mei 2008 5:38 pm

    walau ndak kenal saya sangat menjura terhadap beliau…. ntar klo ke jakarta siapa tau ketemu tak kon nginep neng nggonku…

  68. Komentar oleh rey on 5 Mei 2008 11:16 am

    tau gak, aku baru kenal zam, baru imel2an. Gak nyangka kalo zam adalah sultan yg begitu dicintai, hiks… :)

    Btw emang kalo aku ke Surabaya mo dikasih apa Chiw? Insya Allah kaming sun :)

  69. Komentar oleh raka on 5 Mei 2008 3:06 pm

    setinggi-tinggi elang terbang pasti kembali ke sangkar jua…

  70. Komentar oleh Reconciler on 5 Mei 2008 5:49 pm

    duh capek saya scrolling mouse terus…

    dah deh gini aja komen saia..

    salam hangat dari sini
    TrIms.

  71. Ping balik oleh JMP Session III : TuguPahlawan.Com on 6 Mei 2008 12:34 am

    [...] Bagi Para Member TPC mari kita bersama-sama menghadiri JMP ini. Blogger juga butuh kesehatan jasmani untuk bisa menulis. Sembari Berolahraga, kita juga bisa beramah tamah sekaligus bertukar pikiran sejenak. [...]

  72. Komentar oleh ekhothea on 6 Mei 2008 5:11 am

    salam kenal aduh ngeliatin banyak blog pada cantik n bagus2 ajarin kita dong he..he…

  73. Komentar oleh papabonbon on 6 Mei 2008 11:27 am

    huwaduh … sultan iki sopo yo … ?

    btw, siwi, kalau ada kopdaran lagi, kontak aku dong …

  74. Komentar oleh Chiw on 9 Mei 2008 9:52 pm

    #PeTeeR

    *kehabisan kata2*

    #danalingga

    Selamaat datang .

    *peluk* :lol:

    #Anang

    Semoga betah di jkt

    amiiin

    #kucluk

    Selamat Jalan,semoga selamat sampai tujuan
    *niru kata2 di jalan

    amiiin…terima kasih…

    #Mbilung

    selamat memetik uang zam …

    amiiin…

    #mayssari

    Oh, si Zam jadi korban “ibukota” juga yah?
    Waduh, bagaimana daerah bisa berkembang kalo urang2nya pada ke Jakarta semua?
    Kamu juga mo nyusul Wi?

    entahlah Mbak…sepertinya tidak… :D

    #itikkecil

    gak ada rencana ganti sultan?
    *dihajar eblis cah andong*

    ada, tapi masih dirahasiakan :lol:

    #erander

    Wadoh .. kirain Sri Sultan .. rupanya, Sultan Bloger ya hahaha
    lama ga ke Jogja*

    kalo sri sultan, ngapain juga sampe saya nulis … :lol:

    #venus

    halo zaaaaaaaaammmmm :))

    :D

    #indra1082

    Sultan iku sopo sih rek????

    mangkane tah, diwoco…

    #Edi Psw

    Wah, selanat jalan juga untuk sultan.

    :D

    #Aki Herry

    Dimana sih di Jktnya? mo ta’ cari, mo nemenin belanja n makan2nya

    gramedia mana gitu lho Kang… :razz:

    #ocha

    Bye bye Zam…. Hikzz

    :cry:

    #Yahya Kurniawan

    Tapi dia memang benar-benar memikat kok.
    Butkinya kalo ada dia, banyak lalat …
    *kabuuuuuur*

    :razz:

    #cK

    kupingnya zam pasti gatel-gatel. banyak yang ngomongin dia…

    iya Chik… :mrgreen:

    #Jari Jari Ampuh

    udah,..
    mbok Anang disuruh pindah ke Jogjakarta saja….
    menggantikan Zam

    :shock:
    mengerikaaannn!!!

    #restlessangel

    ahhh…saya tak malu mengakui sempat terpikat dg jenggot talibannya itu…

    *pisan2 amal…*

    :mrgreen:

    #deteksi

    anang dari mekkah akan segera menyusul hijrah ke madinah!

    demi toutatis! :lol:

    #ndop

    itu sultan Herman apa pintar maen seksofoun ya?? kok namanya kayak feby febiola..
    bingung khan? sama aku juga bingung…

    opo se ndop?

    #qizinklaziva

    wah… kalo dah di jancukarta nggak bakal jadi sultan lagi…. bisa jadi gubernur atau presiden tuh!!

    ah, kehancuran dunia akan segera tiba!

    #qzink666

    Gak kenaaaaaall…

    gak nguruuuus…

    #Aday

    Akhirnya dia meninggalkan SIC….
    Gk bisa minta kopi lagu lagi nih ma dia,,,hehehe,,,piss

    loh?kenal juga toooh?

    #realylife

    semoga ada yang menggantikan dengan lebih baik
    itu saja

    dia tak tergantikan :cry:

    #atapsenja

    sultan? Siapakah sultanmu? hehehe.

    ya zam Ce… :D

    #denting

    pergi? salam kenal dulu deh bagi yang ditinggal……….

    salam kenal kembali… :D

    #tikabanget™

    huhuhuhu…
    khususon ila zamroni..!!! Al fatihah..!!!
    *template komen buat postingan ngomongin zam*

    amiiin

    #syahrizalpulungan

    yang pergi selamat jalan yang tinggal kita kenalan

    salam kenal kembali

    #antobilang
    opo se Mas?

    #gambarpacul

    djokja tanpa Zam sepii…..!

    mosok se?

    #tukangkopi

    5 juta perminggu?? dahsyat!! bisa mbayarin anak2 CA ke JKT sering2 tuh..

    bechuuulll… :lol:

    #titov

    warga baru jancukarta??? demi 5 jeti per minggu? ya wajar lah

    bechul…

    #balibul

    zam sudah datang tadi pagi jam 6.

    kalian sudah saling berpelukan?

    #waterbomm

    semoga segala amal ibadahnya diterima disisiNYA
    sultannya pindah kerajaan ya? ck ck…

    amiiiin

    #annots

    Membaca deret “Postingan terkait” saya menyimpulkan,

    Zam tidak di jakarta, zam ada dimana-mana

    koyok arema ae Cak… :lol:

    #detnot

    nyusul sultanke jkt kapan jeng?
    disana bnyk cowok cakep loh

    nggak tau Jeng, semoga endak nyusul kesana deh…
    ah, disini juga banyak kok jeng… :opps:

    #aLe

    Berjayalah Zam!

    amiiin

    #ebeSS

    apa nggak malah seperti fenomena Siwi yaaa
    yang kena shock culture justru yang didatangi . .

    ehehe… Ebes iki onok onok aeee… :mrgreen:

    #funkshit

    s4tuju sama annots.. zam dimana2 . . .

    dasar pasangan homok sejati…

    #GR

    Mat Zam memang bener seperti air zam-zam… Berkhasiat, terkenal, pokona langka kitu, bo! Hehe…
    Tapi tetap saja ada dimana-mana.
    *mengamini komeng diatas*
    Semoga anak-anak CA diberi gaji 5 juta itu dan ketabahan yg tinggi yaa!

    amiiin seamin aminnya! :razz:

    #cempluk

    selamat bertugas mas zam..jaga2 diri baik2.,..

    thankz…

    #scarface

    selamat datang diibukota tercinta

    thankz

    #Ojat

    jadi sapa yang bakal gantiin sultan?

    belom tau Jat…

    #Anak Enthog

    Halah…
    Aku di Jakarta we bosen, lagi kangen Jokjaaaaa….

    :razz:

    #zam

    bosen.. beginian mulu isinya..
    BUBAR!!! BUBARR!!!!
    *jancuk. aku kangen Jogja!!!!*

    rasaknooo!!!

    #The Cosmo

    Lho-lho-lho?
    Kok skrinsyutnya sama kaya pidio di blognya sendal?

    lha memang kok :p

    #adit-nya niez

    Uhuhuhu… Jakarta kedatengan sultan…

    selamaaat

    #Raffaell

    Tapi masih onlen kan… hehehe tenang ajalah

    masihlah…

    #Tgk. Alex

    Ternyata Jeng Siwi salah satu dari pendukung kudeta sultan asli di Jogja….

    *ditimpuki blogger2 Jogja lagi*

    bechul itu… :lol:

    #plain love

    opo ki :0

    mbuh…

    #noki

    jangan2 mau pindah partai republik blogger

    meneketehe… :|

    #Nazieb

    Jadi, kapan Pilsul (Pemilihan Sultan) ?

    nggak tau ya…

    #shiro

    tambah sep wae mbak iki.

    “oops”
    makasih…

    #aRuL

    wah sultannya begitu berarti yakz buat cahandong…..
    semoga sultannya tetap memimpin rakyatnya walau pindah tempat tinggal

    :cry:

    #kelepon

    chiw. kenalan nape…

    pan udah… :P

    #thegoeh

    Ehh…aku gak kenal-kenal banget sehh..tapi ada di list friends jaiku..hee….5 juta seminggu?
    pecel tumpang depen gangku 1 juta perhari..lohh,..ngapain ke jakarta..?hee

    kok dibandingne karo pecel tumpang se Guh? ndesoooo :lol:

    #la mendol

    baru tahu kalau si zam dikasih gelar sultan..hikss.

    :mrgreen:

    #shige

    siapa itu Sultan? mau berhijrak ke ibukota ya?

    iya kali…

    #galihyonk

    hoHOho…
    sang Sultan turun tahta, untuk mencari tambahan dana APBD bagi Rakyatnya…
    saatnya mbak Siwi sang Ratu dari Surabaiya naik tahta…
    *mendukung… mode:on..*
    heHE..

    :oops:
    terimakasih…tapi saya mau jadi rakyat yang baik dulu deh… :oops:

    #ghatel

    walau ndak kenal saya sangat menjura terhadap beliau…. ntar klo ke jakarta siapa tau ketemu tak kon nginep neng nggonku…

    amiiin…

    #rey

    tau gak, aku baru kenal zam, baru imel2an. Gak nyangka kalo zam adalah sultan yg begitu dicintai, hiks…
    Btw emang kalo aku ke Surabaya mo dikasih apa Chiw? Insya Allah kaming sun

    ehehe…ati ati sama Zam mba Rey…

    #raka

    setinggi-tinggi elang terbang pasti kembali ke sangkar jua…

    :razz:

    #Reconciler

    duh capek saya scrolling mouse terus…
    dah deh gini aja komen saia..
    salam hangat dari sini
    TrIms.

    makasih…

    #ekhothea

    salam kenal aduh ngeliatin banyak blog pada cantik n bagus2 ajarin kita dong he..he…

    salam knal kembali… makasih… ;)

    #papabonbon

    huwaduh … sultan iki sopo yo … ?
    btw, siwi, kalau ada kopdaran lagi, kontak aku dong …

    Zam Pap… :D

  75. Komentar oleh nicoustic on 16 Mei 2008 4:46 pm

    gambar yang terakhir lucu!

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar