Akhir – akhir ini, blogsphere bagian Jogja terdengar sibuk sekali , terutama sejak dimunculkannya wiki wikian untuk Cahandong,
tempat mereka bernaung dibawah pimpinan yang mulia Jenjengiyah. Apa hal yang kira kira menyibukkan mereka? Tak lain dan tak bukan adalah adanya fenomena kekaguman berlebihan terhadap salah seorang Selebblog pujaan kita semua *sembah sujud hamba untuk beliau yang rahmatan lil blogosphere* , siapa lagi kalau bukan Sang Anang…
Dari mulai membuat profile di wiki, sampai dengan Mas Momon yang bereksperimen membayangkan anak hasil gabungan Dian Sastro dan Sang Anangsendiri, Sampai dengan Angki yang kebingungan karena Sang Anang meminta nomor hengpunnya. Ups…sorry…yang terakhir ini dari Surabaya deng…
kebetulan saya dan Angki jadi duta Cahandong untuk Tanah Suci Surabaya… *lihat ini deh*
dan, ternyata, ndak hanya Cahandong yang rela menyiapkan apapun demi memuja Sang Nabi… Saya dan Angki, sebagai duta CahAndong untuk Tanah Suci Surabaya, merasa perlu untuk turut serta memuja beliau.
Tentunya anda sekalian sudah pernah mendengar lagu “Sempurna” yang dibawakan Andra & The BackBone ?
yap! lagu easy listening tersebut sempat booming, meski ndak sebooming lagu Kucing Garong ![]()
Lirik sebenernya bisa anda sekalian lihat disini…
namun, demi menghormati Falsafah beliau yang Berbunyi
“Anang adalah Anang’ku’ bukan Anang’mu’ atau Anang-nya mereka”, maka tanpa bermaksud menodai lagu punya kang Andra & the backbone, saya tambahi lirik tersebut…
Sempurena – Anang and the BackGround
Di mataku bukan matamu atau matanya mereka kau begitu indah
Kau membuat diriku bukan dirimu atau dirinya mereka akan slalu memujamu
Di setiap langkahku bukan langkahmu atau langkahnya mereka
Ku kan slalu memikirkan dirimu
Tak kan mampu menghadapi semua,
hanya bersamamu ku akan bisa
Kau adalah jantungku bukan jantungku atau jantungnya mereka
Kau adalah hidupku bukan hidupku atau hidupnya mereka, lengkapi diriku bukan dirimu atau dirinya mereka
sempurena….
Kau genggam tanganku bukan tanganmu atau tangannya mereka
saat diriku bukan dirimu atau dirinya mereka lemah dan terjatuh
kau bisikan kata yang hapus semua sesalku bukan sesalmu atau sesalnya mereka
sudah selesai menyanyikan? silakan dinilai sendiri…
semakin easy listening ataukah??? ![]()
ah, saya mengharap saran dari anda semua. siapalah saya disini…
*menjura dalam dalam*










