Never Sai Gutbai

Hari ini, salah satu orang tercinta saya, memutuskan untuk  menghentikan hidupnya di dunia maya ini. Entah untuk sementara atau selamanya. Sedih, itu pasti. Tapi, sebagai calon istri pacar yang baik,  saya akan tetap mendukungnya. Toh, di lain dunia, kami masih bisa bermesraan berhubungan, bahkan mungkin lebih mesra intens. Farid, orang dibalik 049 itu, bagi saya tetaplah seorang yang special dan akan tetap menjadi penghuni salah satu sudut hati saya.

Jadi tiba tiba inget salah satu lagu favorit waktu saya masih anyak anyak dulu,

BON JOVI

“Never Say Goodbye”

As I sit in this smokey room
The night about to end
I pass my time with strangers
But this bottle’s my only friend

Remember when we used to park
On Butler Street out in the dark
Remember when we lost the keys
And you lost more than that in my backseat

Remember how we used to talk
About busting out – we’d break their hearts
Together – forever

Never say goodbye, never say goodbye
You and me and my old friends
Hoping it would never end
Never say goodbye, never say goodbye
Holdin’ on – we got to try
Holdin’ on to never say goodbye

Remember days of skipping school
Racing cars and being cool
With a six pack and the radio
We didn’t need no place to go

Remember at the prom that night
You and me we had a fight
But the band they played our favorite song
And I held you in my arms so strong

We danced so close
We danced so slow
And I swore I’d never let you go
Together – forever

Never say goodbye, never say goodbye
You and me and my old friends
Hoping it would never end
Never say goodbye, never say goodbye
Holdin’ on – we got to try
Holdin’ on to never say goodbye

I guess you’d say we used to talk
About busting out
We’d break their hearts
Together – forever

 

Like Bon Jovi said, Never say goodbye, Honey…

And I swore, i never let you go, together…forever… 

I Believe that u’ll come back and we’ll live in love together.

 

Someday…

 

 

ps. entah untuk yang keberapa kalinya, aku sayang kamu…

 

Kedatangan para brondongs adik adik…

Wah…besok senin dah mulai kuliah lagi! senengnya… *digetok*

sebenernya, mo posting ini dah lama, bertepatan ama 23 Agustus kemaren, saat terinspirasi dari ketidakhadiran saya pada penerimaan resmi mahasiswa baru oleh Senat ITS di Graha Sepuluh Nopember. Padahal, tahun tahun sebelumnya (baca: 3 tahun berturut – turut) saya selalu hadir di sana, pada even yang sama. Dua kali hadir sebagai Mahasiswa baru (FYI, saya ini pernah pindah jurusan alias ikutan SPMB), dan dua kali pula sebagai tim medis. Lho? empat donk? ndak lah… yang kedua dulu itu jadi maba sekaligus tim medis. Gitu kok…
Selamat Datang!<strike>buat yang ngerasa brondongs</strike>

siyalll!!!

Tiba tiba teringat peristiwa November 2004…

Siyaaaaal…!!!

Sajak Blogger dan Ulang tahun

Ada yang baru lagi rupanya…

Saat penat melanda (baru balik dari kampus) eeeh…saya disuguhi sajian berupa berita yang mengingatkan saya pada  salah satu masa yang pernah kita alami bersama (baca:orba)

terinspirasi dari beberapa tulisan, kok saya jadi pengin nulis juga. Bukannya ikut ikutan, tapi hal ini menurut saya lumayan lucu. Saya bukan apresiator puisi, bukan kritikus puisi, juga bukan orang yang puitis. Saya hanya seorang penikmat puisi dan rasanya gak relaaa …gitu kalo karya orang orang kreatif itu, dilarang untuk dinikmati oleh orang banyak, dengan alasan tertentu yang menurut saya, gak jelas.

Jadi, saya ikutan bikin sajak aja.

BLOGGER

Mentang-mentang punya keyboard

Blogger begitu nyinyir dan cerewet

Ia berlagak sebagai makhluk kritis

Padahal gak punya kuasa apa apa, kalah kuasa dia

Ia kerap meniup niupkan protes

Dan trekbek

Ke saban penjuru.

(2007)
Huff…jangan jangan, gara2 sajak  ini blog saya mengalami nasib serupa…diberangus…
Ah, semoga Matt tak seperti mereka. Oia, sajak juga pernah saya tulis disini  sebagai komen.

Saya bukan jagoan bikin sajak, jadi, mohon maaf kalo sajak yang saya buat ini ga da nilai estetisnya.

PS: baca juga :

  1. Surat Terbuka Mengenai Kasus Sajak Malaikat
  2. Sajak Protes Kepada Malaikat
  3. Malaikat
  4. Solidaritas Saya Untuk Puisi Malaikatnya Saiful Badar Yang Diberangus
  5. “Bunuhlah Imajinasiku dengan Puisiku!”

hm…ganti topik

hari ini tanggal 16 Agustus 2007, masku ulang tahun…met ultah Mas Tito…tetep berkarya, jangan suka jahat sama Ebes, beliau udah tua…

Aku lagi kesel sama kamu, Sayang…

Pernah ngerasa kesel sama pacar tersayang?
Pernah ngerasa nggak diperhatiin?
Pernah ngerasa kecewa cz pacar nggak kayak biasanya?

Pernah Nggak pernah, klik ini Pliz…

here for you…

lagi  lagi…aku terinspirasi lagunya Firehouse…

Bukan. saya bukan lagi hobi mbahas lagu ato lagi kasmaran. Tapi, lagu ini emang syuip kok. (ngeyel pol!) Lagu yang satu ini emang ngingatkan saya akan sebuah kenangan khusus, saat masih esema.

Yes, i am here for you!

Finally, i’ve found d Love…

Ehem…
Finally…i…

How to Keep Survive!

Kenapa saya memilih tanda seru untuk mengakhiri judul entry saya kali ini? yap!tidak lain dan tidak bukan adalah, kalo diganti tanda tanya, jadinya saya bertanya donk? lagian keknya lebi enak pake tanda seru kok…

anonim: gag lucu!gwaring! 

Huh…biarin aja sama yang  gag setujuh. Yang jelas, pokoknya™ saya mau kasih tips buat bertahan hidup alias keep survive di tengah kejamnya kota Surabaya.

So, how to keep survive,huh?

Terima Kasih, Mas Anang…

waw…apa apaan ini? setelah berterima kasih ke Matt, kok saya bikin postingan yang mirip? Apakah saya sedang terkena virus baik hati dan mendorong saya untuk selalu bikin entry bertemakan terima kasih?

Tidak…bukan itu…

Terima Kasih untuk Anda yang bersedia ngeklik inih…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 71 pengikut lainnya.