#Terios7Wonders : Jelajah Surga Kopi di Sumatera bersama Daihatsu Terios

Ada event besar nan menarik yang dihelat Astra Daihatsu Motor pada bulan Oktober 2012 lalu. Event bertajuk “Terios 7 Wonders” ini dari awal mencuri perhatian saya, karena sangat tidak biasa dan mengusung slogan yang menarik, yaitu “Sumatera Coffee Paradise” loh, apa hubungannya Terios dengan kopi? Baca terus makanya :p

Tulisan ini dibuat dalam rangka lomba blog yang diselenggarakan oleh Daihatsu bekerjasama dengan BLOGdetik. Untuk yang belum tahu, Terios 7 Wonders ini petualangan melibatkan wartawan otomotif terpilih untuk menguji performa Daihatsu Terios di beragam medan. Selain itu, tim juga mendapatkan ‘tugas’ mengabadikan keindahan panorama dan kopi di pulau Sumatera. Mereka menelusuri Lampung hingga Nol Kilometer Indonesia dengan jarak tempuh kira-kira 3.300 kilometer, serta mengunjungi tujuh spot produsen kopi. Perjalanan ini harus ditempuh dalam kurun waktu 14 hari, tepatnya pada tanggal 10 hingga 24 Oktober 2012. jreeng, ini dia tim petualang bareng tiga unit Daihatsu Terios TX-AT (2 unit) dan Terios MT (1 unit), saat dilepas oleh Marketing Director ADM ibu Amelia Tjandra.

Tim petualang Terios 7 Wonders

Wuik…kok ganteng-ganteng semua? Nggak ada ceweknya nih? :mrgreen: (foto: http://daihatsu.co.id)

Kalo boleh jujur, saya iriii banget sama mereka-mereka yang nenteng kamera dan ikutan berhore-hore selama 14 hari, jalan – jalan sambil motret, aaargh! Sampe lupa kapan terakhir kali bertualang😦 *malah curhat* Kota pertama yang disinggahi tim Terios 7 Wonders adalah Liwa, Lampung Barat. Jujur ya, kalo nggak ada event ini, saya nggak bakal tahu kalo ada kota bernama Liwa, yang terkenal banget sama kopi Luwak-nya. Para penggemar kopi wajib baca ini 

Salah satu kondisi medan di Liwa, Lampung Barat

Ini salah satu kondisi jalan di Liwa, Lampung Barat (foto: http://daihatsu.co.id)

Tak cuma Liwa, selama di kota Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Curup kemudian Bengkulu, melalui Bukittinggi dan Tarutung untuk menuju Medan, tim menikmati keindahan dan kenikmatan kopi yang khas.

Di Medan, tim petualang bahkan menyempatkan diri menyerahkan bantuan untuk Posyandu dan UMKM di sana. Dari Medan, tim bertolak ke Langsa, Takengon, dan menunaikan Shalat Ied di Masjid Raya Banda Aceh, karena pada saat itu bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.

Perjalanan tinggal sedikit lagi! Karena dari Banda Aceh, tim tinggal menyeberang ke Sabang untuk mencapai tujuan akhir yaitu titik Nol Kilometer Indonesia di Sabang. Misi Terios 7 Wonders ini berjalan sukses dan tepat waktu seperti yang sudah direncakan sebelumnya. Untuk cerita detailnya, bisa dibaca di sini ya🙂

Saya amati di sini, Daihatsu membuat terobosan baru yang sepertinya belum dilakukan oleh yang lain (cmiiw). Menguji performa kendaraan ternyata bisa jadi hal yang menarik dan tak hanya menghasilkan laporan saja, melainkan menjadi aktivitas yang asyik, serta secara tak langsung ikut mengangkat dan melestarikan budaya setempat.

Setelah membaca-baca di sini juga barulah saya ngeh, kenapa Daihatsu Terios memilih Sumatera dan kopi dalam perjalanannya kali ini. Sumatera yang dianugerahi medan bermacam-macam ini  cocok untuk menguji performa Terios. Dan ternyata, selain medan menantang itu,dan beragam Sumatera juga memiliki surga kopi yang tersebar dari ujung selatan hingga ujung utaranya. Keren kan🙂

Terios, jalan menantang, dan kopi adalah satu paket lengkap yang klop untuk sebuah petualangan. Tepat seperti jargon dari Terios itu sendiri: Sahabat Petualang. So, kamu siap bertualang bersama Daihatsu Terios?
ps. Daihatsu kalo mau ngadain performance test lagi, mbokya ke Malang sini, di sini juga terkenal dengan coffee plantation lho🙂

18 Komentar

  1. satu hal yang harus mulai dipikirkan oleh daihatsu adalah menciptakan mobil yang tidak perlu driver.. karena… saya ga bisa nyetir mobil.. hihihihii😀

    • Nek kui ora perluuu… nggaji supir wae rak wis😆

      • Hahahaha..kocak tapi emang bener Mas, selain driver otomatis juga bisa “otomatisasi” kerjaan yg lain😀

  2. wah kok nggak mampir ke Jambi.. disana ada kopi AA NEFO dan di Kerinci jambi ada Kopi Kerinci juga terkenal, gak jauh deh sama kopi aceh.

    karena kerinci penghasil ganja terbaik kedua setelah aceh *eh apa hubungane hahaha*

    melu ahhh review😀

    • Dadi, kopine kuwi mengandung ganja, gitu?

    • kalo kopinya sensasi ganja, berarti selain bikin melek, juga bikin merem melek. wkwkwk

  3. ayoo jalan-jalan, Wi😀

    • Semenjak menua, aku jarang jalan2 om Goop. Tapi seandainya ada yang mau nyetirin dan ada waktu tentunya aku sih hooh aja.

      Jiwa petualangku belum lenyap kok😀

  4. denger2 kopi paling nikmat itu ada di aceh karena ada campuran ganjanya….

  5. …timbul ide riset. \m/

  6. Jadi kesimpulannya kopi yang paling enak itu kopi campur ganja ya?:mrgreen:

    • ayo mas, nyoba tah? hehehe😆

      Btw, Jawa Timur juga banyak spot kopi juga sebenernya. Dari banyuwangi sampe gunung kawi punya kopi khas masing2. seru kali ye bikin acara beginian

      • Ayok, butuh brapa hari tuh ntar?
        Arrange aja coba acaranya. Lebih seru kalo pake motor

  7. wah, ulasannya lengkap banget mas, sukses

    • Hahaha siwi dipanggil mas:mrgreen:

  8. adventure abis lah ya😀


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s