Selamat Menempuh Hidup Baru…

Teruntuk seseorang, yang sebentar lagi akan menjalani kehidupannya bersama wanita lain…

Ditinggalkan, memang tidak enak ternyata…
Apalagi ditinggal oleh orang yang sangat dekat dengan kita.
Orang yang ikut serta berperan mewarnai kehidupan kita…
Meski sepanjang perjalanan diwarnai pertengkaran tanpa alasan, kangen tanpa alasan, dan berbagai macam kecemburuan baik yang beralasan atau tidak

Mungkin kau orang yang jahat, nakal, nyebelin, nggak dewasa, berisik, nggak mau kalah,sombong, dan sederet sifat buruk lainnya.
Tapi, nggak bisa bohong juga, kau adalah orang yang pernah berarti dan akan tetap berarti bagiku.
Mungkin fisik dan hatimu telah dimiliki oleh wanita lain. Wanita, yang dengan terpaksa aku merelakanmu padanya.
Aku rela? jujur, aku nggak rela!aku masih ingin memilikimu seperti dulu
Memilikimu tanpa harus berbagi dengan yang lain
Tapi, mau gimana lagi? mau nggak mau, bisa ato nggak bisa, aku tetap harus melepasmu, demi kelangsungan dan kebahagiaan hidupmu juga

Masih ingat perbuatan bodohmu mengajakku naik gunung waktu aku masih SMP itu?
jujur, itu adalah pendakian pertama dan terbaik sepanjang karir mendakiku…
Masih ingat dengan pertengkaran pertengkaran bodoh kita? berebut channel tivi demi keinginan masing masing?
Masih ingat kejahatanmu menaruh sambal di makananku dan akhirnya membuatku alergi sekujur tubuh itu?dan masih ingat betapa kau panik saat itu?
Masih ingat saat kita bertengkar dan saling melempar sandal sepatu sampe mama marah marah?
Masih ingat saat kita memasak bersama dan kau mengklaimku sebagai kuli yang kau suruh terus terusan?
Masih ingat … aaah… terlalu banyak kenangan bersamamu, Mas…

apapun itu, selamat berbahagia, aku akan mendoakanmu bahagia dengannya…
dengan segenap keterpaksaan  kerelaan dan kecintaanku sebagai satu satunya adik yang kau miliki…
Selamat menempuh hidup baru, Mas…
doa adikmu selalu menyertaimu…

Iklan